Denny Chasmala: Pengakuan Lebih Berharga Daripada Royalti Kafe

Denny Chasmala: Pengakuan Lebih Berharga Daripada Royalti Kafe

Perdebatan seputar royalti musik yang tengah ramai menjadi sorotan publik baru-baru ini turut melibatkan musisi senior Denny Chasmala. Terkait hal tersebut, Denny Chasmala, atau yang akrab disapa Dencas, mengungkapkan penolakannya terhadap pembayaran royalti dari para musisi kafe yang membawakan lagu ciptaannya, "Berharap Tak Berpisah". Hal ini ia ungkapkan dalam sebuah wawancara di kawasan Senayan, Jakarta. Unggahan di media sosialnya sebelumnya memperlihatkan percakapan Dencas dengan musisi kafe tersebut.

Dalam wawancara tersebut, Dencas menjelaskan alasan di balik keputusannya yang tak lazim ini. Baginya, uang royalti dari musisi kafe bukanlah sesuatu yang ia kejar. "Saya merasa itu rezeki mereka," ujarnya. Ia lebih mementingkan pengakuan atas karya ciptaannya. Keberhasilan lagu "Berharap Tak Berpisah" dibawakan oleh musisi kafe, bagi Dencas, sudah menjadi sebuah bentuk apresiasi tersendiri. Ia memahami kondisi dan penghasilan para musisi kafe, sehingga ia menolak tawaran pembayaran royalti tersebut.

Lebih lanjut, Dencas menekankan perbedaan antara musisi kafe dengan penyanyi terkenal yang membawakan lagu ciptaannya. Menurutnya, penyanyi terkenal memiliki penghasilan yang jauh lebih besar, dan pembayaran royalti dalam konteks tersebut akan menjadi hal yang wajar. Namun, bagi musisi kafe yang ia temui, ia melihat penghasilan mereka jauh berbeda. Oleh karena itu, menerima uang royalti dari mereka terasa tak pantas.

Sikap Dencas ini mencerminkan kepeduliannya terhadap sesama musisi, terutama mereka yang bekerja di level yang lebih bawah. Ia menolak untuk bersikap seperti "preman" yang hanya mengejar keuntungan materi dari karya ciptaannya. "Saya tidak mau menjadi preman yang meminta uang dari karya saya sendiri," tegasnya. Menurutnya, penghargaan atas karya cipta jauh lebih bermakna daripada nilai materi. Ia pun mencontohkan kasus yang melibatkan Ari Lasso dan Agnez Mo sebagai contoh pentingnya menghargai pencipta lagu.

Sikap Denny Chasmala ini menjadi sebuah refleksi terhadap perdebatan yang sedang berlangsung tentang pembagian royalti di industri musik Indonesia. Ia menunjukkan bahwa nilai pengakuan dan solidaritas antar sesama musisi dapat lebih berharga dari sekadar keuntungan finansial. Sikapnya ini merupakan sebuah contoh yang patut diapresiasi dalam konteks industri musik Indonesia yang kompleks dan kerap dihadapkan pada berbagai permasalahan terkait hak cipta dan royalti.

Denny Chasmala menolak royalti dari musisi kafe karena menganggapnya sebagai rezeki mereka. Ia lebih menghargai pengakuan atas karya ciptaannya daripada uang royalti. Denny Chasmala membandingkan situasi musisi kafe dengan penyanyi terkenal dalam konteks royalti. Ia menekankan pentingnya menghargai pencipta lagu, seperti yang terjadi dalam kasus Ari Lasso dan Agnez Mo. Sikap Dencas dinilai sebagai refleksi terhadap perdebatan royalti di industri musik Indonesia.