Kebakaran Dahsyat Landa Gudang Penyimpanan BBM Ilegal di Lampung Selatan, Tim Damkar Kesulitan Padamkan Api

Kebakaran Dahsyat Landa Gudang Penyimpanan BBM Ilegal di Lampung Selatan, Tim Damkar Kesulitan Padamkan Api

LAMPUNG SELATAN, 22 Maret 2025 - Sebuah kebakaran besar melanda sebuah gudang yang diduga kuat digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Jumat (21/03) sore. Kobaran api yang membesar dengan cepat memaksa tim pemadam kebakaran untuk bekerja keras memadamkan api. Peristiwa ini menjadi sorotan utama karena mengindikasikan adanya aktivitas ilegal terkait penyimpanan dan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Api mulai berkobar sekitar pukul 17.30 WIB, dengan cepat melalap bangunan gudang dan isinya. Asap hitam tebal membubung tinggi ke angkasa, terlihat dari jarak yang cukup jauh. Warga sekitar panik dan segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Lampung Selatan segera merespon laporan tersebut dengan mengirimkan sejumlah personel dan armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Menurut Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Damkar Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut pada Jumat sore dan langsung mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Namun, besarnya api dan banyaknya bahan mudah terbakar di dalam gudang membuat proses pemadaman menjadi sangat sulit.

"Kami masih terus berupaya memadamkan api. Kendala utama adalah banyaknya bahan bakar di dalam gudang yang terus menyala," ujar Rully saat dikonfirmasi awak media.

Berdasarkan identifikasi awal di lokasi kejadian, kuat dugaan bahwa gudang tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan BBM ilegal. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya sejumlah rangka tandon yang biasa digunakan untuk menyimpan BBM dalam jumlah besar. Pihak kepolisian setempat juga telah turun tangan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dan aktivitas ilegal yang mungkin terjadi di gudang tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran dan asal-usul BBM yang disimpan di gudang ini," kata seorang petugas kepolisian di lokasi kejadian.

Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sekitar. Selain karena potensi bahaya kebakaran yang meluas, mereka juga khawatir dengan dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan akibat tumpahan BBM. Pemerintah daerah setempat berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait perizinan dan pengawasan terhadap aktivitas penyimpanan dan distribusi BBM di wilayah Lampung Selatan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman api masih terus berlangsung. Pihak Damkar berupaya sekuat tenaga untuk melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Berikut poin-poin penting dari kejadian ini:

  • Kebakaran melanda gudang diduga penyimpanan BBM ilegal di Lampung Selatan.
  • Lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.
  • Proses pemadaman terkendala banyaknya bahan bakar di dalam gudang.
  • Polisi menyelidiki penyebab kebakaran dan aktivitas ilegal.
  • Masyarakat khawatir dampak lingkungan.
  • Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.