Fiersa Besari Selamat dari Tragedi Pendakian Carstensz, Dua Pendaki Meninggal Dunia

Fiersa Besari Selamat dari Tragedi Pendakian Carstensz, Dua Pendaki Meninggal Dunia

Tragedi kematian dua pendaki gunung di Puncak Carstensz Pyramid, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, meninggalkan duka mendalam bagi dunia pendakian. Elsa Laksono dan Lilie Wijayati, dua pendaki yang menjadi korban, meninggal dunia akibat hipotermia saat proses evakuasi dari puncak gunung pada 1 Maret 2025 sekitar pukul 02.07 WIT. Kejadian ini terjadi di tengah rombongan pendakian yang turut melibatkan musisi terkenal Fiersa Besari.

Beruntung, Fiersa Besari termasuk di antara tujuh pendaki asal Indonesia dan tiga pendaki asing yang berhasil selamat dari insiden tersebut. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, memastikan kondisi Fiersa Besari sehat dan telah berada di hotel bersama tiga pendaki lainnya. "Untuk kondisi Fiersa Besari dalam kondisi sehat dan sudah berada di hotel. Tiga pendaki lainnya sudah di hotel dalam keadaan sehat dan selamat, termasuk Fiersa Besari," ujar AKBP Billyandha dalam keterangan tertulis. Namun, informasi terkait kepulangan para pendaki yang selamat masih menunggu konfirmasi dari pihak penyelenggara pendakian, Tropic Carstensz.

Manajer Fiersa Besari, Ubay, memberikan kabar yang melegakan. Ia menyatakan bahwa Fiersa telah menghubungi keluarga dan memberikan kabar baik terkait kondisinya. "Kabar Fiersa baik-baik saja. Sudah (ada komunikasi) ke istri dan saya. Sudah ada kontak," ungkap Ubay. Kabar ini tentu menjadi penawar duka bagi istri Fiersa, Siti Aqia Nurfadla, yang sebelumnya sempat mengunggah pesan WhatsApp yang belum terbalas dari suaminya dan memohon doa untuk keselamatan rombongan. Apalagi, hari ini, 3 Maret 2025, merupakan hari ulang tahun ke-41 Fiersa Besari.

Insiden ini menyoroti risiko yang dihadapi para pendaki di ketinggian ekstrem, termasuk risiko Acute Mountain Sickness (AMS) atau penyakit ketinggian akut. Gejala AMS diduga menjadi penyebab meninggalnya kedua pendaki. Proses evakuasi jenazah pun mengalami kendala. Jenazah Elsa Laksono telah berhasil dievakuasi ke Timika dan disemayamkan di RSUD Kabupaten Mimika. Sementara itu, evakuasi jenazah Lilie Wijayanti Poegiono yang masih berada di bawah Teras Satu Carstensz Pyramid pada pukul 09.40 WIT dijadwalkan pada 3 Maret 2025.

Data dari SAR menyebutkan terdapat sepuluh pendaki dalam rombongan, termasuk lima orang pemandu lokal, yang berusaha menaklukkan Puncak Carstensz Pyramid. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan pentingnya persiapan yang matang, perencanaan yang teliti, dan antisipasi risiko dalam kegiatan pendakian di daerah pegunungan yang menantang seperti Carstensz Pyramid.

Kronologi Kejadian:

  • 1 Maret 2025, pukul 02.07 WIT: Elsa Laksono dan Lilie Wijayati mengalami gejala AMS saat turun dari puncak Carstensz Pyramid.
  • 1 Maret 2025: Evakuasi awal dilakukan oleh pendaki dan guide lainnya di Teras Dua.
  • Jenazah Elsa Laksono dievakuasi ke Timika dan disemayamkan di RSUD Kabupaten Mimika.
  • 3 Maret 2025: Rencana evakuasi jenazah Lilie Wijayanti Poegiono dari bawah Teras Satu Carstensz Pyramid.

Kondisi Saat Ini:

  • Fiersa Besari dan tiga pendaki lainnya dalam keadaan sehat dan berada di hotel.
  • Proses kepulangan para pendaki masih menunggu konfirmasi dari pihak Tropic Carstensz.
  • Pihak keluarga telah mendapatkan kabar dari Fiersa Besari.