Sengketa Lahan Tol Cinere-Serpong Berakhir Damai: Keluarga Mat Solar Ajukan Pencairan Ganti Rugi

Sengketa Lahan Tol Cinere-Serpong Berakhir Damai: Keluarga Mat Solar Ajukan Pencairan Ganti Rugi

Perselisihan terkait sengketa lahan yang melibatkan keluarga mendiang Mat Solar dalam proyek pembangunan Tol Cinere-Serpong akhirnya mencapai titik temu. Setelah melalui proses mediasi dan musyawarah, pihak keluarga telah mencabut gugatan yang sebelumnya diajukan di Pengadilan Negeri Tangerang.

Kuasa hukum keluarga Mat Solar, Khairul Imam, menyatakan bahwa langkah selanjutnya adalah permohonan resmi pencairan dana ganti rugi. Dana sebesar Rp 3,3 miliar tersebut diharapkan dapat segera diterima oleh keluarga sebagai kompensasi atas lahan yang terdampak proyek tol.

"Kami sudah secara resmi mencabut gugatan di pengadilan. Bersamaan dengan itu, kami juga telah mengajukan permohonan pencairan dana ganti rugi. Akta perdamaian juga telah kami lampirkan sebagai bagian dari persyaratan," ungkap Khairul Imam kepada awak media di kawasan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/3/2025).

Keluarga besar Mat Solar menaruh harapan besar agar proses pencairan dana dapat dipercepat, terutama mengingat momen Idul Fitri yang semakin dekat. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk berbagai keperluan keluarga dan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.

"Tentu saja, keluarga sangat berharap dana ini bisa segera cair. Kami berharap sebelum Lebaran sudah ada kepastian," imbuh Khairul Imam.

Kesepakatan damai ini disambut dengan rasa syukur oleh seluruh anggota keluarga. Mereka menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu memfasilitasi penyelesaian sengketa ini, termasuk kepada Rieke Diah Pitaloka, yang dinilai telah memberikan dukungan dan advokasi yang signifikan.

"Pihak keluarga sangat bersyukur masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Semua pihak telah memahami dan saling memaafkan. Kami juga berterima kasih kepada Ibu Rieke Diah Pitaloka atas dukungan dan perjuangannya," kata Khairul Imam.

Khairul Imam menambahkan, keluarga almarhum Mat Solar telah mengikhlaskan semua yang terjadi dan berharap dengan berakhirnya sengketa ini, almarhum dapat beristirahat dengan tenang di alam kubur. Keluarga berharap hal ini menjadi penutup yang baik dalam bulan suci Ramadan.

"Keluarga almarhum sudah mengikhlaskan semuanya. Kami bersyukur perkara ini selesai di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga almarhum tenang di alam kubur," tutupnya.

Berikut adalah poin-poin penting dari penyelesaian sengketa lahan ini:

  • Pencabutan Gugatan: Keluarga Mat Solar resmi mencabut gugatan di Pengadilan Negeri Tangerang.
  • Permohonan Pencairan Dana: Permohonan pencairan dana ganti rugi sebesar Rp 3,3 miliar telah diajukan.
  • Harapan Pencairan Cepat: Keluarga berharap dana cair sebelum Lebaran.
  • Apresiasi kepada Rieke Diah Pitaloka: Keluarga berterima kasih atas dukungan dan advokasi Rieke Diah Pitaloka.
  • Keikhlasan Keluarga: Keluarga almarhum Mat Solar telah mengikhlaskan semua yang terjadi.