Arus Mudik Lebaran 2025: Lebih dari 111 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada H-10
Arus Mudik Lebaran 2025 Dimulai: Jakarta Ditinggalkan Lebih dari 111 Ribu Kendaraan
Arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah mulai terasa. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 111.272 kendaraan meninggalkan Jakarta pada H-10 Lebaran, atau Sabtu, 22 Maret 2025. Angka ini menunjukkan dimulainya pergerakan masyarakat untuk merayakan hari raya di kampung halaman masing-masing.
Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan bahwa volume kendaraan yang keluar Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta sedikit lebih rendah dibandingkan lalu lintas harian normal. "Total kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 111.272 kendaraan atau lebih rendah 1.20% dibanding volume lalu lintas harian normal sebanyak 112.620 kendaraan," ujarnya.
Distribusi Lalu Lintas Melalui Gerbang Tol
Arus lalu lintas keluar Jakarta ini terdistribusi melalui dua Gerbang Tol (GT) utama:
- GT Cengkareng: Tercatat 80.816 kendaraan melintas, lebih rendah 2.37% dibandingkan lalu lintas normal (82.775 kendaraan).
- GT Benda Utama: Volume lalu lintas mencapai 30.456 kendaraan, meningkat 2.05% dibandingkan lalu lintas normal (29.845 kendaraan).
Situasi Lalu Lintas di Jawa Barat
Di wilayah Jawa Barat, pergerakan lalu lintas terpantau bervariasi. Terjadi peningkatan volume kendaraan yang menuju Jakarta dan Rancaekek, sementara arus menuju Bandung menunjukkan penurunan dibandingkan hari normal.
- Menuju Jakarta dan Rancaekek: Sebanyak 134.724 kendaraan melintas, meningkat 1.98% dibandingkan lalu lintas normal (132.113 kendaraan).
- Menuju Bandung (via GT Cileunyi): 31.314 kendaraan tercatat, naik 8.93% dibandingkan lalu lintas normal (28.747 kendaraan). Arah sebaliknya, menuju Rancaekek dan Garut melalui GT Cileunyi, tercatat 33.974 kendaraan, naik 1.00% dari lalu lintas normal (33.636 kendaraan).
- Menuju Bandung (via GT Pasteur): 38.142 kendaraan tercatat, lebih rendah 0.96% dibandingkan lalu lintas normal (38.510 kendaraan). Sementara itu, yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat 31.294 kendaraan, naik 0.24% dari lalu lintas normal (31.220 kendaraan).
Imbauan Jasa Marga kepada Pengguna Jalan
Mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas selama periode mudik Lebaran, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Memastikan kondisi kendaraan prima dan siap jalan.
- Memastikan pengemudi dalam kondisi fisik yang baik.
- Memperhatikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM).
- Memastikan saldo e-toll mencukupi.
Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk menggunakan satu e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup, seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II. Hal ini bertujuan untuk memperlancar transaksi di gerbang tol.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, termasuk rekayasa lalu lintas seperti contra flow, masyarakat dapat mengakses kanal informasi resmi Jasa Marga melalui:
- Aplikasi Travoy.
- Website www.jasamarga.com
- One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080.
Dengan persiapan yang matang dan informasi yang akurat, diharapkan perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.