KCIC Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Ratusan Awak Whoosh Jelang Puncak Mudik Lebaran 2025
KCIC Siagakan Ratusan Petugas Prima Whoosh untuk Layani Pemudik Lebaran
Menjelang lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran 2025, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengambil langkah proaktif untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan Kereta Cepat Whoosh. Sebanyak 800 petugas Whoosh, yang terdiri dari berbagai lini, menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif sebagai bagian dari persiapan intensif ini.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama masa angkutan Lebaran. “Kesehatan dan kesiapan petugas adalah prioritas utama kami. Kami ingin memastikan bahwa seluruh penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujarnya.
Rincian Pemeriksaan Kesehatan Komprehensif
Proses pemeriksaan kesehatan melibatkan berbagai tahapan dan ditujukan bagi seluruh petugas operasional Whoosh, termasuk:
- Masinis (70 orang): Pemeriksaan ketat meliputi tes alkohol, pengukuran tekanan darah, suhu tubuh, denyut nadi, dan saturasi oksigen. Selain itu, dilakukan asesmen menyeluruh untuk mengevaluasi kondisi kesehatan secara keseluruhan dan memastikan mereka dalam kondisi prima untuk mengoperasikan kereta.
- Teknisi Kereta (42 orang): Teknisi kereta juga tidak luput dari pemeriksaan. Mereka wajib menjalani serangkaian tes yang dirancang untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi kinerja mereka dalam memelihara dan memastikan keamanan operasional kereta.
- Petugas Pelayanan di Atas Kereta (239 orang): Petugas yang berinteraksi langsung dengan penumpang di dalam kereta menjalani pemeriksaan serupa dengan masinis, ditambah dengan evaluasi terhadap kemampuan mereka dalam memberikan pelayanan yang ramah dan efisien.
- Petugas Pelayanan di Stasiun (449 orang): Sebagai garda depan pelayanan, petugas stasiun menjalani pemeriksaan kesehatan umum dan evaluasi kesiapan fisik untuk membantu dan melayani penumpang dengan baik. Penampilan juga menjadi perhatian, dengan pengecekan kerapian seragam, rambut, dan kebersihan diri.
Standarisasi Pelayanan dan Penampilan
Lebih lanjut, Eva Chairunisa menekankan bahwa pemeriksaan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga pada standar penampilan petugas. “Kami ingin memastikan bahwa petugas pelayanan memiliki penampilan yang rapi dan profesional. Hal ini penting untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi penumpang,” jelasnya.
Dengan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh dan perhatian terhadap detail, KCIC berupaya untuk meminimalisir risiko dan memastikan kelancaran operasional Whoosh selama periode sibuk Lebaran. Langkah ini juga menjadi bukti nyata komitmen KCIC dalam mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang.