Denpasar Siagakan Empat Posko Terpadu untuk Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, Pemerintah Kota Denpasar meningkatkan kesiapsiagaan dengan mendirikan empat Posko Terpadu untuk melayani dan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran. Posko-posko strategis ini ditempatkan di titik-titik krusial transportasi, yaitu Terminal Ubung, Uma Anyar, Pelabuhan Serangan, dan Pelabuhan Sanur. Pendirian posko ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menjelaskan bahwa keberadaan posko terpadu ini sangat penting dalam mengkoordinasikan berbagai aspek terkait transportasi selama musim mudik. Komunikasi dan koordinasi antar posko di wilayah Denpasar dan daerah lain akan diintensifkan, mengingat isu transportasi tidak mengenal batasan administratif wilayah. "Kami menyadari bahwa penanganan arus mudik dan balik membutuhkan koordinasi lintas wilayah. Oleh karena itu, posko-posko ini akan terintegrasi dengan baik," ujar Sriawan.
Lebih lanjut, Sriawan menambahkan bahwa sebanyak 212 personel gabungan dari berbagai unsur akan disiagakan untuk bertugas di posko-posko tersebut. Personel ini akan dibagi menjadi dua shift untuk memastikan pelayanan 24 jam selama periode Lebaran. "Kami telah menyiapkan personel yang cukup untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," tegasnya. Posko Angkutan Lebaran 2025 ini akan beroperasi mulai dari H-7 hingga H+7 Lebaran.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait mudik atau mengalami kendala selama perjalanan diimbau untuk mengunjungi posko terpadu terdekat. Dinas Perhubungan juga mengingatkan masyarakat dan operator angkutan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh guna memastikan kelayakan jalan. Perencanaan perjalanan yang matang juga menjadi kunci untuk mewujudkan mudik yang aman dan selamat.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menekankan pentingnya manajemen rekayasa lalu lintas yang berkeselamatan serta sarana angkutan yang memadai. Selain itu, ia juga mengharapkan sinergi antara TNI/Polri dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam memantau pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat, terminal, dan pelabuhan untuk mencegah potensi tindak kriminalitas. "Kami berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025 di Denpasar dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, tertib, teratur, dan selamat," kata Arya Wibawa.
Dalam kunjungan peninjauan kesiapan angkutan Lebaran, Arya Wibawa juga meninjau kesiapan bus, Posko Terpadu, tim kesehatan, ketersediaan obat-obatan, dan posko Basarnas. Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar menyerahkan 40 unit motor listrik kepada petugas yang akan digunakan untuk memantau titik-titik rawan kemacetan di seluruh wilayah Denpasar. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemantauan dan penanganan kemacetan selama periode Lebaran. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Kota Denpasar optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2025.
Rincian Lokasi Posko Terpadu Lebaran 2025:
- Posko Terminal Ubung: Melayani pemudik yang menggunakan transportasi bus.
- Posko Uma Anyar: Memantau arus lalu lintas di jalur utama.
- Posko Pelabuhan Serangan: Melayani pemudik yang menggunakan transportasi laut tujuan Nusa Penida dan Lombok.
- Posko Pelabuhan Sanur: Melayani pemudik yang menggunakan transportasi laut tujuan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.