Lonjakan Kendaraan Mudik Warnai Gerbang Yogyakarta: Lebih dari 48 Ribu Kendaraan Padati Akses Masuk

Yogyakarta Sambut Gelombang Pemudik, Arus Kendaraan Meningkat Signifikan

YOGYAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai merasakan dampak arus mudik Lebaran 2025. Pada Senin (24/03/2025), tercatat lebih dari 48.000 kendaraan memasuki wilayah DIY, menandai dimulainya pergerakan signifikan pemudik yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan di dua titik strategis, yaitu Tempel dan Prambanan, Kabupaten Sleman, terlihat peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY, AKBP Widya Mustikaningrum, menyampaikan bahwa data traffic counting menunjukkan angka yang cukup mencolok.

"Di pintu masuk Prambanan, kami mencatat hampir 18.000 kendaraan masuk hingga pukul 14.00 WIB," ujar AKBP Widya saat ditemui di exit fungsional Tamanmartani, Sleman. Angka ini menunjukkan Prambanan menjadi salah satu jalur utama yang dipilih pemudik untuk memasuki wilayah Yogyakarta.

Selain Prambanan, titik Tempel juga mengalami lonjakan volume kendaraan yang signifikan. Hampir 30.000 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tercatat memasuki DIY melalui jalur ini. "Simpang Tempel mencatat angka hampir 30.000 kendaraan yang masuk. Ini baru dari titik-titik besar saja," imbuh AKBP Widya, mengindikasikan bahwa total kendaraan yang masuk DIY kemungkinan lebih tinggi jika menghitung titik-titik masuk lainnya.

AKBP Widya juga menambahkan bahwa kendaraan dengan plat nomor luar kota, terutama dari Jakarta (plat B) dan Kalimantan, mulai mendominasi arus lalu lintas menuju Yogyakarta. Hal ini mengkonfirmasi bahwa pemudik dari berbagai daerah mulai berdatangan untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.

Berikut rincian data sementara kendaraan yang masuk ke Yogyakarta:

  • Prambanan: Hampir 18.000 kendaraan
  • Tempel: Hampir 30.000 kendaraan

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, AKBP Widya menyatakan bahwa situasi arus lalu lintas masih tergolong normal jika dilihat dari perhitungan per jam. Namun, secara keseluruhan, peningkatan jumlah kendaraan yang masuk DIY tidak dapat dihindari.

Menyikapi peningkatan arus mudik ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Keselamatan berkendara menjadi prioritas utama agar perjalanan mudik dapat berjalan lancar dan aman sampai tujuan. Pihak kepolisian juga menghimbau untuk beristirahat yang cukup jika merasa lelah selama perjalanan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan ikuti arahan dari petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

Dengan persiapan yang matang dan kerjasama dari seluruh pengguna jalan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di Yogyakarta dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Pihak kepolisian akan terus memantau dan memberikan pelayanan terbaik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik.