Posko Kesehatan Polres Jaktim Tangani Korban Banjir Cawang: Layanan Medis Cepat dan Terpadu
Posko Kesehatan Polres Jaktim Tangani Korban Banjir Cawang: Layanan Medis Cepat dan Terpadu
Banjir yang melanda permukiman warga di Jalan Tanjung Sanyang, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (4/3/2025) telah mendapatkan respon cepat dari pihak kepolisian. Polres Metro Jakarta Timur sigap mendirikan posko kesehatan untuk memberikan pertolongan medis kepada warga yang terdampak. Langkah ini dinilai krusial mengingat aksesibilitas ke layanan kesehatan terhambat akibat genangan air yang cukup tinggi. Kasidokkes Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Laura Cristie, menjelaskan bahwa posko didirikan untuk memberikan perawatan langsung kepada warga, terutama mereka yang terisolasi akibat banjir. Kehadiran posko ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah bencana.
Tim medis dari Polres Metro Jakarta Timur diterjunkan langsung ke lokasi banjir. Mereka dilengkapi dengan berbagai obat-obatan dan vitamin untuk meningkatkan imunitas korban. Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, termasuk pengukuran tekanan darah, pemeriksaan pernapasan, dan konsultasi medis. Respon warga terhadap posko kesehatan ini sangat antusias. Setidaknya 25 warga telah menerima layanan medis dalam kurun waktu tertentu. Diagnosa sementara menunjukkan berbagai kondisi kesehatan, antara lain:
- 5 orang menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
- 6 orang mengalami luka terbuka (vulnus)
- 7 orang menderita nyeri otot (myalgia)
- Beberapa pasien lainnya mengalami hipertensi dan demam
Beberapa kasus membutuhkan penanganan lebih lanjut, sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Budi Asih untuk perawatan intensif. Selain layanan medis, posko juga berperan dalam evakuasi warga yang membutuhkan bantuan, khususnya lansia dan bayi. Empat orang lansia dan satu bayi dievakuasi dari lokasi banjir dengan kondisi memprihatinkan. Salah satu lansia dengan kondisi diabetes parah dan demam tinggi langsung dirujuk ke Rumah Sakit Budi Asih. Proses evakuasi ini dilakukan dengan koordinasi yang baik antara tim medis dan petugas kepolisian, memastikan tidak ada warga yang tertinggal atau terabaikan.
Briptu Septi, salah satu anggota tim medis, menekankan pentingnya koordinasi dan penggunaan peralatan evakuasi yang tepat untuk memastikan keselamatan dan perawatan yang optimal bagi warga yang dievakuasi. Keberhasilan operasional Posko Kesehatan ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara Polres Metro Jakarta Timur, petugas medis, dan warga setempat. Kecepatan respon dan aksesibilitas layanan kesehatan yang cepat menjadi kunci dalam meminimalisir risiko komplikasi kesehatan akibat dampak banjir. Kompol Laura Cristie menambahkan bahwa posko akan terus beroperasi hingga situasi benar-benar kondusif dan semua warga yang membutuhkan mendapat perawatan yang memadai. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan fisik warga yang terdampak bencana banjir, memastikan mereka menerima perawatan yang tepat dan cepat, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi efektif antara kepolisian, tenaga medis, dan masyarakat dalam penanggulangan bencana.