Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Bansos Rp300 Ribu per Bulan Mulai April untuk Ratusan Ribu Warga Rentan
Pemprov DKI Jakarta Kucurkan Bansos Rp300 Ribu per Bulan Mulai April untuk Ratusan Ribu Warga Rentan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang ditujukan untuk kelompok masyarakat rentan, termasuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Program ini menyasar 219.252 warga Jakarta dan akan mulai direalisasikan pada bulan April mendatang.
Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2025). Menurutnya, bantuan ini merupakan wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan perlindungan sosial bagi mereka yang membutuhkan.
"Penyaluran bansos ini merupakan salah satu upaya kami untuk meringankan beban ekonomi warga Jakarta, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas," ujar Pramono Anung.
Skema Penyaluran Bantuan
Bantuan sosial ini akan disalurkan melalui tiga program utama, yaitu:
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ): Ditujukan untuk lansia berusia di atas 60 tahun yang berasal dari keluarga kurang mampu.
- Kartu Anak Jakarta (KAJ): Ditujukan untuk anak-anak berusia 0-6 tahun dari keluarga kurang mampu, dengan fokus pada anak-anak yang mengalami stunting.
- Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ): Ditujukan untuk penyandang disabilitas dari keluarga kurang mampu.
Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, penerima akan menerima rapel bantuan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu sebesar Rp 900.000. Selanjutnya, mulai bulan April 2025, bantuan akan disalurkan setiap bulan sebesar Rp 300.000 per penerima.
"Untuk tahap awal, penerima akan mendapatkan Rp 900.000 yang merupakan rapel untuk bulan Januari, Februari, dan Maret. Selanjutnya, mulai April, mereka akan menerima Rp 300.000 setiap bulannya," jelas Pramono.
Rincian Penerima Bantuan
Berikut adalah rincian jumlah penerima bansos untuk masing-masing program:
- KLJ: 171.010 penerima
- KAJ: 27.352 penerima
- KPDJ: 20.820 penerima
Penyaluran Tepat Sasaran
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemprov DKI Jakarta menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai acuan utama. Selain itu, data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga digunakan untuk memvalidasi dan memperbarui data penerima bantuan.
"Kami menggunakan DTKS sebagai acuan utama untuk menentukan penerima bantuan. Data ini kemudian kami validasi dan perbarui dengan data dari Dukcapil untuk memastikan tidak ada penerima ganda atau penerima yang tidak memenuhi syarat," tegas Pramono Anung.
Pemprov DKI Jakarta berharap penyaluran bansos ini dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Jakarta, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan uluran tangan.
Fokus Program KAJ
Program KAJ secara khusus menyasar anak-anak usia dini (0-6 tahun) yang berasal dari keluarga kurang mampu. Program ini memberikan perhatian khusus pada anak-anak yang mengalami stunting. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya untuk memberikan gizi yang cukup untuk mencegah stunting.
"Program KAJ ini berfokus kepada anak-anak usia 0-6 tahun yang mengalami stunting" kata Pramono Anung.