TTS Berhadiah Tiket Mudik: Kisah Sintya dan Perjalanan Pulang Gratis Bersama Kompas.com

Sintya dan Impian Mudik yang Terwujud Berkat Teka-Teki Silang

Jakarta, 27 Maret 2025 - Di tengah hiruk pikuk persiapan mudik Lebaran, Sintya (22), seorang warga Jakarta Barat, memiliki kisah unik tentang bagaimana ia akhirnya bisa merasakan perjalanan pulang kampung secara gratis. Bukan melalui undian biasa atau program bantuan pemerintah, melainkan melalui keahliannya memecahkan teka-teki silang (TTS).

Sintya adalah salah satu dari 50 orang yang beruntung memenangkan tiket mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kompas.com. Program ini menawarkan kesempatan kepada para pembaca setianya untuk pulang kampung dengan nyaman menggunakan kereta api eksekutif, dan Sintya berhasil meraih kesempatan emas itu melalui kompetisi TTS yang diadakan di akun Instagram resmi Kompas.com.

"Awalnya lihat info ada TTS mudik bareng Kompas.com, yaudah aku coba-coba iseng beberapa kali," cerita Sintya saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada hari keberangkatan, Rabu (26/3/2025). Ia mengakui bahwa memenangkan tiket ini tidak semudah yang dibayangkan. Tantangan TTS yang diberikan cukup sulit dan membutuhkan ketekunan.

Perjuangan Mengisi TTS Demi Tiket Mudik

Kegigihan Sintya patut diacungi jempol. Dalam sehari, ia bisa mencoba mengisi TTS hingga 10 kali. "Susah banget, sehari bisa sampai 10 kali isi TTS karena memang pengen banget dapat. Eh, ternyata beneran dapat," ungkapnya dengan nada bahagia.

Perjuangan Sintya tidak sia-sia. Pada tanggal 11 Maret 2025, ia menerima kabar gembira melalui email dan WhatsApp. Ia dinyatakan sebagai salah satu pemenang mudik gratis Kompas.com dan berhak mendapatkan dua tiket kereta api.

Tanpa ragu, Sintya mengajak ibu dan adiknya yang masih bayi untuk ikut serta dalam perjalanan mudik gratis ini. Baginya, kesempatan ini adalah berkah yang sangat disyukuri, apalagi bisa menikmati perjalanan dengan kereta api kelas eksekutif.

"Bersyukur banget karena tim Kompas.com sudah mengadakan mudik gratis ini, apalagi ini keretanya eksekutif gitu," kata Sintya.

Mudik Gratis Kompas.com: Apresiasi untuk Pembaca Setia

Program mudik gratis Kompas.com tahun ini memberangkatkan 50 orang pemudik dari berbagai wilayah di Jakarta menggunakan kereta api Argo Semeru kelas eksekutif. Kereta berangkat dari Stasiun Gambir pada pukul 06.20 WIB dan berhenti di berbagai stasiun di Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, dan kota-kota lainnya.

Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud apresiasi kepada para pembaca setia Kompas.com. Pemilihan kereta api sebagai moda transportasi didasarkan pada pertimbangan ketepatan waktu dan aspek ramah lingkungan.

"Harapannya, bukan sekadar perjalanan saja. Ini adalah perjalanan yang mungkin bisa mempererat silaturahmi, bisa merefleksikan diri bahwa kita bagian Kompas.com karena sebagai pembaca setia," ujar Amir.

Selama perjalanan, para pemudik tidak hanya menikmati fasilitas kereta api eksekutif, tetapi juga dihibur dengan berbagai permainan dan hadiah menarik yang disiapkan oleh tim Kompas.com. Suasana kebersamaan dan keceriaan pun mewarnai perjalanan mudik ini.

Kisah Sintya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dengan sedikit usaha dan ketekunan, impian untuk mudik dengan nyaman bisa terwujud. Program mudik gratis Kompas.com juga membuktikan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Daftar Stasiun Pemberhentian Kereta Argo Semeru:

  • Cirebon
  • Purwokerto
  • Kroya
  • Kebumen
  • Kutoarjo
  • Yogyakarta
  • Solo Balapan
  • Madiun
  • Nganjuk
  • Kertosono
  • Jombang
  • Mojokerto
  • Gubeng (Surabaya)