Tragedi Tenggelamnya Getek di Sungai Rawas, Muratara: Dua Penumpang Tewas, Satu Masih Hilang

Tragedi Tenggelamnya Getek di Sungai Rawas, Muratara: Dua Penumpang Tewas, Satu Masih Hilang

Kecelakaan nahas kembali menelan korban jiwa di perairan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Sebuah perahu getek yang membawa tujuh penumpang terbalik di Sungai Rawas, Desa Beringin Makmur, Kecamatan Rawas Ilir, pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 18.45 WIB, mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia dan satu lainnya masih dinyatakan hilang hingga saat ini.

Tim SAR gabungan yang dikerahkan langsung melakukan pencarian intensif setelah menerima laporan kejadian tersebut. Upaya pencarian membuahkan hasil pada Rabu (5/3/2025), ketika jasad Iqbal (35) ditemukan mengapung sekitar 21,8 kilometer dari lokasi kejadian sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 10.30 WIB, jasad Rapik alias Mael (40) ditemukan dalam kondisi serupa di lokasi tak jauh dari penemuan jenazah Iqbal. Kedua jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas setempat untuk proses identifikasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Meskipun dua jenazah telah ditemukan, upaya pencarian terhadap satu penumpang lainnya yang bernama Brata (30) masih terus dilakukan. Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyatakan bahwa pencarian masih berlangsung dan tim SAR gabungan tetap berkomitmen untuk menemukan Brata dalam kondisi selamat atau pun sebaliknya. Kondisi Sungai Rawas yang memiliki arus cukup deras menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian dan pertolongan ini.

Kecelakaan ini bermula saat perahu getek yang dinahkodai oleh Debi Ariansyah (26) mengangkut enam penumpang dari Desa Beringin Makmur II menuju Desa Beringin Makmur I. Tujuan perjalanan mereka adalah untuk berbuka puasa bersama. Namun, nahas, perahu tersebut oleng dan terbalik di tengah perjalanan, mengakibatkan seluruh penumpang tercebur ke sungai. Empat penumpang, yakni Debi Ariansyah, Eko Nurdian (31), Ahmad Riduan (28), dan Adis (26), berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai. Ketiga penumpang lainnya, Iqbal, Rapik, dan Brata, diyakini tidak dapat berenang dan terbawa arus sungai yang deras.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam transportasi air, terutama di daerah perairan yang berarus deras. Pihak berwenang perlu mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlayar dan penggunaan alat keselamatan juga menjadi krusial.

Data Korban:

  • Meninggal Dunia:
    • Iqbal (35)
    • Rapik alias Mael (40)
  • Hilang:
    • Brata (30)
  • Selamat:
    • Debi Ariansyah (26)
    • Eko Nurdian (31)
    • Ahmad Riduan (28)
    • Adis (26)

Kejadian ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Semoga pencarian terhadap Brata dapat segera membuahkan hasil dan keluarga korban diberikan ketabahan.