Kapolri Wujudkan Mimpi Almarhum AKP Lusiyanto, Berikan Jalur Khusus bagi Putri untuk Masuk Polri
Penghargaan Khusus dari Kapolri untuk Keluarga Pahlawan
Di tengah suasana duka, secercah harapan muncul bagi keluarga almarhum AKP Lusiyanto. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam kunjungan belasungkawa ke kediaman almarhum di Oku Timur, Sumatera Selatan, memberikan penghargaan istimewa kepada putri AKP Lusiyanto, Sabila Aina, berupa kesempatan emas untuk bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas pengabdian dan pengorbanan AKP Lusiyanto, sekaligus upaya untuk mewujudkan cita-cita almarhum.
Kapolri menyampaikan bahwa keluarga AKP Lusiyanto akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Beliau membuka pintu selebar-lebarnya bagi keluarga almarhum untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka. "Jadi, jika ada sesuatu, jangan ragu untuk menghubungi kami, baik Kapolres setempat, Kapolda, atau bahkan langsung kepada saya. Yang terpenting, ibu dan putri harus kuat, karena bagi kami, almarhum adalah putra terbaik," ujar Kapolri dengan nada penuh haru.
Istri almarhum AKP Lusiyanto, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan harapannya agar pelaku yang bertanggung jawab atas meninggalnya sang suami dihukum seberat-beratnya. Selain itu, beliau juga mengungkapkan keinginan putrinya untuk mengikuti jejak ayahnya sebagai anggota Polri. "Anak semata wayang kami memiliki cita-cita yang sama dengan almarhum ayahnya, yaitu menjadi seorang polisi," ungkapnya.
Mendengar hal tersebut, Kapolri segera merespons dengan menanyakan jurusan kuliah yang sedang ditempuh Sabila dan kesiapannya untuk menjadi anggota Polri. Beliau kemudian menginstruksikan Asisten Sumber Daya Manusia (AS SDM) Polri, Irjen Anwar, untuk segera menindaklanjuti keinginan Sabila tersebut.
"Mbak Sabila Aina saat ini sedang menunggu wisuda dan memiliki keinginan yang kuat untuk melanjutkan cita-cita ayahnya. Ini berarti melalui jalur SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana)," kata Kapolri.
Irjen Anwar, yang telah mendengar aspirasi ini sebelumnya, ternyata telah menyiapkan "tiket" bagi Sabila untuk menjadi anggota Polri. Kapolri kemudian menyerahkan dokumen penghargaan tersebut kepada istri dan putri AKP Lusiyanto.
"Setelah wisuda tahun depan, akan ada program rekrutmen proaktif untuk SIPSS. Insya Allah, kami akan memberikan kesempatan prioritas. Tolong jaga kesehatan dan hindari hal-hal yang dapat menjadi kendala. Secara prinsip, Mabes Polri dan institusi memberikan kesempatan prioritas," imbuh Kapolri.
Bentuk Apresiasi Polri
Penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan apresiasi kepada keluarga para pahlawan yang telah gugur dalam menjalankan tugas. Langkah ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara, serta melanjutkan cita-cita luhur para pendahulu.
Daftar Harapan
- Hukuman seberat-beratnya bagi pelaku kejahatan.
- Penerimaan Sabila Aina sebagai anggota Polri.
- Semangat dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pesan Moral
Kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya menghargai jasa para pahlawan dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Semangat pengabdian AKP Lusiyanto akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dan masyarakat Indonesia.