Korlantas Polri Imbau Masyarakat Manfaatkan One Way Lokal untuk Kelancaran Mudik Lebih Awal
Kepolisian Republik Indonesia melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas Polri) mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan penerapan one way lokal di ruas jalan tol KM 70 hingga KM 188 guna memperlancar perjalanan mudik. Imbauan ini disampaikan menyusul pantauan arus lalu lintas yang menunjukkan kelancaran ke arah luar Jakarta selama pemberlakuan sistem one way lokal pada hari ini.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, dalam keterangannya di Command Center KM 29, Kamis (27/3/2025), menyampaikan bahwa momentum ini sebaiknya dimanfaatkan oleh para pemudik. "Untuk para pemudik, silakan manfaatkan one way lokal ini. Arus lalu lintas terpantau cukup lancar, sehingga perjalanan dapat dilakukan dengan lebih nyaman," ujar Irjen Pol. Agus.
Lebih lanjut, Irjen Pol. Agus memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada hari Jumat (28/3/2025). Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan pada waktu yang bersamaan guna mencegah kepadatan lalu lintas. Ia menyarankan pemudik untuk mengatur jadwal keberangkatan agar kepadatan dapat terurai dan perjalanan mudik menjadi aman serta nyaman bagi seluruh keluarga.
"Saya mengimbau masyarakat untuk membagi waktu keberangkatan. Dengan demikian, potensi kepadatan dapat diminimalkan, sehingga tercipta mudik yang aman dan nyaman bagi keluarga," tegasnya.
Kebijakan one way lokal sendiri telah diberlakukan di ruas tol KM 70 hingga KM 188 sebagai respons terhadap peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Menurut Irjen Pol. Agus, parameter yang terdeteksi radar di KM 71 menunjukkan indikasi yang cukup kuat untuk menerapkan one way lokal.
"Peningkatan arus lalu lintas cukup tinggi, sehingga parameter radar di KM 71 mengindikasikan perlunya pemberlakuan one way lokal," jelasnya.
Sebelumnya, Korlantas Polri juga telah memberlakukan sistem contraflow secara bertahap sejak pagi hari. Namun, karena arus lalu lintas tetap padat, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal kemudian diterapkan. Dalam skema one way ini, kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta dialihkan ke jalan arteri Cirebon mulai dari KM 188.
"Kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta dialihkan ke Cirebon, mulai dari KM 188, sehingga kami alihkan ke arteri. Sosialisasi telah dilakukan dan kami telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga. Jika diperlukan, kami akan melakukan penarikan cepat untuk mencegah kepadatan lebih lanjut," pungkas Irjen Pol. Agus.
Berikut poin penting yang perlu diperhatikan:
- Pemanfaatan One Way Lokal: Masyarakat diimbau memanfaatkan one way lokal di KM 70-KM 188.
- Prediksi Puncak Arus Mudik: Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025).
- Pembagian Waktu Keberangkatan: Masyarakat diimbau untuk membagi waktu keberangkatan.
- Pengalihan Arus: Kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta dialihkan ke jalan arteri Cirebon mulai KM 188.
- Koordinasi dengan Jasa Marga: Korlantas Polri berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk penanganan arus mudik.