Polres Sragen Luncurkan Layanan BBM Mobile Gratis untuk Pemudik Via Hotline 110
Polres Sragen Hadirkan Solusi Praktis Bagi Pemudik yang Kehabisan BBM
Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Polres Sragen mengambil langkah proaktif dengan meluncurkan layanan BBM Mobile. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu para pemudik yang mengalami kendala kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukum Sragen. Layanan ini dapat diakses melalui nomor hotline kepolisian 110.
Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, melalui Kasatlantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satrio Leksono, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan respons cepat terhadap permasalahan yang sering dihadapi pemudik, terutama saat berada jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). "Kami memahami betul potensi kendala yang dihadapi pemudik, salah satunya adalah kehabisan BBM. Layanan BBM Mobile ini hadir sebagai solusi praktis dan cepat," ujar Iptu Kukuh.
Mekanisme Layanan BBM Mobile
Bagaimana cara kerja layanan BBM Mobile ini? Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Hubungi Hotline 110: Pemudik yang kehabisan BBM cukup menghubungi hotline kepolisian 110.
- Petugas Menindaklanjuti: Laporan akan diterima oleh petugas call center dan diteruskan kepada perwira pengendali.
- Pengiriman BBM: Perwira pengendali akan menugaskan personel Satlantas yang dilengkapi sepeda motor dengan membawa satu galon Pertalite dan satu galon Solar untuk mendatangi lokasi pemudik.
- Pembayaran Langsung ke Pengecer: Pemudik akan membeli BBM tersebut langsung dari pengecer terdekat, dengan sistem pembayaran transfer. Polisi tidak menerima pembayaran tunai.
- Gratis BBM Awal: Untuk kendaraan roda dua, layanan ini memberikan 1 liter BBM secara gratis, dan 3 liter untuk roda empat.
- Pengawalan ke SPBU Terdekat: Setelah menerima bantuan BBM, petugas akan mengantar pemudik menuju SPBU terdekat.
Fokus Operasi Ketupat Candi
Layanan BBM Mobile ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Candi 2025 yang berlangsung mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Sebanyak tujuh petugas Satlantas disiagakan di beberapa titik ruas jalan arteri Sragen yang rawan terjadi kepadatan lalu lintas. Mereka akan berkeliling secara mobile untuk merespons laporan dari pemudik.
Iptu Kukuh menambahkan, meskipun baru diluncurkan, layanan ini sudah memberikan manfaat bagi masyarakat. "Beberapa hari ini, kami sudah membantu tiga pengendara motor yang kehabisan BBM. Mereka bukan pemudik, melainkan warga lokal yang motornya mogok karena kehabisan bensin," jelasnya. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Pilangsari Ngrampal, Beloran Sragen, dan sekitar Pasar Bunder Sragen.
Dengan adanya layanan BBM Mobile ini, Polres Sragen berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di wilayahnya. Inovasi ini menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode mudik Lebaran.
Layanan ini akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas dan efisiensinya. Polres Sragen terbuka terhadap masukan dan saran dari masyarakat demi peningkatan kualitas pelayanan di masa mendatang.