Pemprov NTB Fasilitasi Ratusan Warga Mudik Gratis, Rute Mataram-Bima Jadi Favorit
Pemprov NTB Gelar Program Mudik Gratis untuk Ratusan Warga
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menyelenggarakan program mudik gratis. Sebanyak 200 warga NTB mendapatkan kesempatan untuk pulang kampung halaman dengan fasilitas transportasi yang aman dan nyaman. Program ini diinisiasi untuk meringankan beban finansial masyarakat, khususnya mereka yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Mohamad Faozal, menjelaskan bahwa seluruh peserta mudik diberangkatkan pada hari Kamis, 27 Maret 2025, menggunakan sembilan armada bus dan minibus yang telah disiapkan. “Kami menyediakan 200 kursi, dan alhamdulillah semuanya terisi penuh. Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan,” ujar Faozal.
Rute Favorit dan Titik Penurunan
Program mudik gratis ini melayani beberapa rute tujuan di wilayah NTB. Rute Mataram-Bima menjadi rute yang paling diminati oleh para peserta. Para pemudik akan diturunkan di terminal-terminal yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan masing-masing. Misalnya, pemudik yang menuju Dompu akan diturunkan di Terminal Ginte, sementara mereka yang menuju Bima akan diturunkan di Terminal Dara.
Berikut daftar titik penurunan pemudik:
- Terminal Ginte (Dompu)
- Terminal Dara (Bima)
“Kami mengantar para pemudik hingga terminal tujuan. Untuk arus balik, kami belum menyediakan layanan karena sulit memprediksi waktu kepulangan mereka,” jelas Faozal.
Mahasiswa Mendominasi Peserta Mudik Gratis
Layanan mudik gratis ini terbuka untuk umum, namun mayoritas peserta adalah mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di NTB. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Ia juga berpesan kepada para pemudik untuk berhati-hati selama perjalanan dan menyampaikan salam kepada keluarga di kampung halaman.
“Semoga perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan. Sampaikan salam hangat kami kepada seluruh keluarga dan kerabat di kampung halaman,” tutur Gubernur Iqbal saat melepas para pemudik.
Testimoni Pemudik
Nurul Aulia Putri, seorang mahasiswi Universitas Mataram (Unram), mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti program mudik gratis ini. Ia mengaku sangat terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi yang cukup besar. “Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini. Tanpa program ini, mungkin saya tidak bisa pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga,” kata Aulia.
Aulia memperkirakan perjalanan dari Mataram ke kampung halamannya di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, akan memakan waktu sekitar 12 jam. Setelah tiba di terminal, ia masih harus melanjutkan perjalanan sekitar 40 menit untuk sampai ke rumahnya.
Program mudik gratis ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi NTB terhadap masyarakat. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi di masa mendatang.