Pulih dari Keterpurukan, Dinar Candy Sambut Idul Fitri dengan Semangat Baru dan Tradisi Open House

Artis dan DJ Dinar Candy dikabarkan telah pulih dari keterpurukan mental yang dialaminya pasca-putus cinta dari pengusaha Ko Apex. Semangat baru ini ia rasakan seiring dengan datangnya bulan Ramadan dan dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

"Alhamdulillah, mental sudah jauh lebih baik. Kemarin sempat down banget, tapi setelah menjalani puasa sebulan penuh, sekarang merasa lebih ceria dan tenang," ungkap Dinar dalam sebuah wawancara.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinar Candy tengah mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halamannya di Cianjur, Jawa Barat. Ia mengaku antusias untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar dan menjalankan tradisi turun temurun.

"Lagi sibuk menyiapkan berbagai macam makanan khas Lebaran. Aku juga sudah membelikan Bapak baju Lebaran, sampai dua koper isinya!" ujarnya dengan nada bersemangat.

Salah satu tradisi yang selalu dijalankan oleh keluarga Dinar Candy adalah open house. Tradisi ini merupakan wujud syukur dan kebersamaan, di mana seluruh keluarga dan tetangga berkumpul untuk bersilaturahmi dan menikmati hidangan Lebaran bersama.

"Bapak kan seorang guru ngaji, jadi setiap Lebaran, hampir seluruh warga kampung datang ke rumah untuk makan bersama. Kami sekeluarga sudah mulai memasak sejak malam takbiran untuk menjamu para tamu," jelasnya.

Namun, Dinar Candy mengaku akan lebih bijak dalam mengelola keuangan dan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini. Ia belajar dari pengalaman masa lalu, di mana ia sempat mengalami kerugian finansial.

"Untuk THR, sudah diatur dan dikelola bersama Bapak. Jadi, pengeluarannya lebih terencana dan tidak boros," pungkasnya.

Berikut adalah beberapa persiapan Dinar Candy menyambut Lebaran:

  • Mudik ke Cianjur: Kembali ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga besar.
  • Menyiapkan makanan Lebaran: Memasak berbagai hidangan khas Lebaran untuk menjamu keluarga dan tamu.
  • Membelikan baju Lebaran untuk Ayah: Sebagai bentuk bakti dan kasih sayang kepada orang tua.
  • Open House: Mengadakan acara silaturahmi dan makan bersama untuk seluruh warga kampung.
  • Mengelola THR dengan bijak: Merencanakan pengeluaran THR agar lebih terarah dan tidak boros.