Strategi Tiba Bongkar Berangkat Redakan Kepadatan di Pelabuhan Merak Jelang Mudik Lebaran

Pelabuhan Merak Terapkan Strategi Tiba Bongkar Berangkat untuk Kelancaran Arus Mudik

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Pelabuhan Merak mengambil langkah antisipatif untuk mencegah penumpukan kendaraan. Strategi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) diimplementasikan pada dua dermaga utama, yaitu dermaga 5 dan 7, yang difokuskan khusus untuk proses pemuatan kendaraan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, Kombes Pol Leganek Mawardi, menjelaskan bahwa penerapan TBB ini merupakan hasil koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap potensi kepadatan kendaraan yang mengarah ke Pelabuhan Merak, terutama dari arah Jakarta. Pola TBB mulai diberlakukan sejak Kamis (27/3/2025) malam hingga Jumat (28/3/2025).

"Peningkatan daya angkut kapal menuju Sumatera dilakukan dengan menerapkan TBB di 2 dermaga sesuai dengan SOP apabila terjadi kepadatan di Pelabuhan Merak," ujar Kombes Pol Leganek Mawardi.

Efektivitas Strategi TBB

Strategi TBB terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan yang sempat terjadi pada H-3 Lebaran. Berdasarkan pantauan pada Jumat (28/3/2025) pukul 13.00 WIB, arus lalu lintas di sekitar Pelabuhan Merak terpantau lancar dan terkendali, dengan situasi yang dikategorikan "hijau".

Optimalisasi Buffer Zone Indah Kiat

Selain penerapan TBB, Pelabuhan Indah Kiat juga difungsikan sebagai area buffer zone untuk menampung kendaraan yang menunggu giliran masuk ke kapal. Langkah ini diambil karena kantong-kantong parkir di dermaga sudah penuh, terutama oleh kendaraan pribadi. Peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta terpantau signifikan sejak Kamis (27/3/2025) pukul 19.00 WIB hingga Jumat (28/3/2025) pukul 02.00 WIB.

Fungsi buffer zone Indah Kiat adalah untuk mencegah antrean kendaraan meluber hingga ke jalan tol Tangerang-Merak. Kendaraan yang masuk ke buffer zone kemudian didistribusikan secara bertahap ke tujuh dermaga di Pelabuhan Merak untuk proses pemuatan. Cara ini terbukti efektif dalam mengurai kepadatan yang sempat tersendat di jalur Cikuasa Atas.

Rincian Strategi yang Diterapkan:

  • Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB): Diimplementasikan di dermaga 5 dan 7 Pelabuhan Merak.
  • Fokus Pemuatan: Dermaga yang menerapkan TBB hanya melayani proses pemuatan kendaraan.
  • Buffer Zone Indah Kiat: Difungsikan untuk menampung kendaraan yang menunggu giliran masuk ke dermaga.
  • Koordinasi dengan KSOP: Penerapan strategi dikoordinasikan dengan KSOP setempat.

Dengan kombinasi strategi TBB dan optimalisasi buffer zone, Pelabuhan Merak berupaya untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada para pemudik dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2025.