Jalur Kereta Api Batang Kembali Beroperasi Terbatas Usai Terendam Banjir
Jalur Kereta Api Batang Kembali Beroperasi Terbatas Usai Terendam Banjir
Batang, Jawa Tengah - Jalur hulu kereta api di wilayah Batang, Jawa Tengah, yang sempat terendam banjir, kini telah dibuka kembali dengan pembatasan kecepatan. Pembukaan jalur ini dilakukan setelah tim dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang melakukan serangkaian perbaikan dan memastikan keamanan jalur.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengumumkan bahwa jalur hulu antara Stasiun Plabuan dan Stasiun Krengseng sudah dapat dilalui kereta api sejak pukul 19.25 WIB pada Jumat (28/3/2025). Namun, demi keselamatan, kereta api yang melintas di jalur ini akan dibatasi kecepatannya.
"Jalur hulu sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas. Sementara untuk jalur hilir, saat ini masih dalam proses perbaikan dan belum bisa dioperasikan," jelas Franoto.
Upaya Mitigasi dan Penanganan Darurat
Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi dampak banjir, KAI Daop 4 Semarang sebelumnya memutuskan untuk menutup sementara jalur kereta api yang tergenang air. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Puluhan petugas dari tim tanggap darurat KAI dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses penanganan. Mereka melakukan berbagai upaya, termasuk:
- Memperkuat struktur jalur rel dengan menambahkan batu kricak dan pasir batu dalam karung.
- Memastikan drainase berfungsi dengan baik untuk mempercepat surutnya air.
- Melakukan pemantauan dan pengecekan secara berkala terhadap kondisi jalur rel.
Permohonan Maaf dan Kompensasi Bagi Penumpang
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan yang disebabkan oleh banjir ini. Sebagai bentuk kompensasi atas ketidaknyamanan yang dialami, KAI akan memberikan service recovery sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami mohon maaf atas gangguan operasional ini. KAI berkomitmen untuk memberikan kompensasi yang sesuai kepada para penumpang yang terdampak," ujar Franoto.
Dampak Banjir Terhadap Perjalanan Kereta Api
Banjir yang menggenangi jalur rel di KM 50+3 sepanjang 10 meter sejak pukul 17.30 WIB pada hari yang sama telah menyebabkan keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api. Salah satu penumpang yang terdampak adalah Ikhsan, seorang penumpang KA Gumarang relasi Surabaya-Jakarta.
"Kereta yang saya tumpangi sudah berhenti lebih dari 30 menit karena banjir ini," ungkap Ikhsan.
Selain KA Gumarang, beberapa kereta api lainnya seperti KA Kamandaka dan KA Kaligung juga mengalami keterlambatan akibat banjir ini.
KAI terus berupaya untuk mempercepat proses perbaikan jalur hilir agar seluruh perjalanan kereta api dapat kembali normal secepatnya. Para penumpang diimbau untuk terus memantau informasi terbaru mengenai jadwal perjalanan kereta api melalui saluran resmi KAI.
Daftar Kereta Api yang Terdampak
- KA Gumarang (Surabaya-Jakarta)
- KA Kamandaka
- KA Kaligung