Prediksi Idul Fitri 2025: Observatorium Astronomi Itera Lampung Ungkap Potensi Hilal pada 30 Maret
Prediksi Idul Fitri 2025: Observatorium Astronomi Itera Lampung Ungkap Potensi Hilal pada 30 Maret
Lampung - Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) telah merilis prediksi terkait penampakan hilal yang menandai awal bulan Syawal 1446 Hijriah. Berdasarkan perhitungan astronomis, hilal diperkirakan baru akan terlihat pada tanggal 30 Maret 2025.
Ketua Tim Pengamatan Hilal OAIL, Annisa Novia Indra Putri, menjelaskan bahwa pada tanggal 29 Maret 2025, saat matahari terbenam, posisi hilal masih berada di bawah ufuk, tepatnya pada ketinggian -02°:36':00". Lebih lanjut, Annisa menambahkan bahwa hilal juga belum mencapai konjungsi dengan matahari pada tanggal tersebut.
Potensi Ramadan Digenapkan
Kondisi ini mengindikasikan bahwa hilal belum memenuhi kriteria visibilitas hilal Neo MABIMS, yang menjadi standar acuan dalam penentuan awal bulan Hijriah. Sesuai dengan metodologi yang berlaku, apabila hilal tidak terlihat atau perhitungan menunjukkan ketidakmungkinan terlihat, maka bulan Ramadan berpotensi digenapkan menjadi 30 hari.
"Kemungkinan besar, bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari," ungkap Annisa.
Jika prediksi ini akurat, maka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025.
Hilal Diprediksi Muncul 30 Maret 2025
Annisa menjelaskan lebih lanjut bahwa pada tanggal 30 Maret 2025, hilal diprediksi sudah berada di atas horizon barat saat matahari terbenam. Menurut perhitungan OAIL, pada pukul 18:06 WIB, umur hilal mencapai 22 jam 42 menit dengan ketinggian +09°:10':16" dan elongasi +13°:39':09". Bulan diperkirakan akan terbenam pada pukul 18:50 WIB.
Dalam pengamatan hilal kali ini, OAIL akan menggunakan Teleskop Robotik OZT-ALTS. Teleskop ini merupakan jenis refraktor triplet apokromat dengan diameter 152 mm dan panjang fokus 1200 mm. Peralatan canggih ini dilengkapi dengan detektor kamera CCD monokrom berkecepatan tinggi dan filter inframerah, serta kamera CMOS berwarna, untuk menghasilkan data yang akurat dan detail.
Sayangnya, pengamatan hilal Syawal 1446 H oleh OAIL tidak dibuka untuk umum. Masyarakat yang tertarik untuk mengetahui hasil pengamatan dapat memantau informasi terbaru melalui akun Instagram resmi OAIL.
Imbauan untuk Menunggu Sidang Isbat
Sebagai penutup, Annisa mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal 29 Ramadan 1446 H, atau bertepatan dengan 29 Maret 2025. Hasil sidang isbat inilah yang akan menjadi acuan resmi dalam penentuan 1 Syawal 1446 H secara nasional.
Dengan demikian, meskipun OAIL telah memberikan prediksi berdasarkan perhitungan astronomis, keputusan final mengenai penetapan Hari Raya Idul Fitri tetap berada di tangan pemerintah melalui sidang isbat.