Arus Mudik Lebaran 2025 Dimulai: WNI dan Warga Asing Berbondong-bondong Tinggalkan Malaysia Menuju Indonesia
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, suasana di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dipadati oleh para pemudik yang hendak kembali ke kampung halaman di Indonesia. Tidak hanya Warga Negara Indonesia (WNI), fenomena mudik ini juga dirasakan oleh warga negara asing (WNA) yang memilih untuk merayakan Lebaran di Tanah Air.
Kerinduan Kampung Halaman Mengalahkan Jarak
Muhammad Abdul Khodir, seorang WNI asal Jawa Timur, menjadi salah satu potret kerinduan akan kampung halaman. Setelah lima tahun bekerja di sektor konstruksi di Malaysia, Abdul akhirnya dapat kembali ke Sampang, Madura, untuk bertemu dengan istri dan anaknya. Ia mengaku telah menantikan momen ini sejak terakhir kali mudik pada tahun 2023. Dengan membawa banyak bagasi berisi oleh-oleh, Abdul berharap dapat mengobati kerinduan keluarga tercinta.
Senada dengan Abdul, Roh, seorang pekerja di sektor jasa restoran, juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mudik ke Jawa Timur. Setelah dua tahun bekerja di Malaysia, Roh akhirnya dapat kembali ke kampung halamannya di Madura. Ia memilih penerbangan langsung ke Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Sampang bersama dengan para WNI lainnya.
Lebaran di Indonesia, Pengalaman Unik bagi Warga Asing
Tidak hanya WNI, sejumlah warga asing yang tinggal di Malaysia juga antusias untuk merasakan suasana Lebaran di Indonesia. Zoey Phillips, seorang mahasiswa asal Amerika Serikat yang berkuliah di Kuala Lumpur, memilih untuk merayakan Lebaran bersama ibu dan adiknya di Jakarta. Zoey, yang telah lama tinggal di Kuala Lumpur, mengaku sering mudik ke Tanjung Priok untuk berkumpul dengan keluarga besar ibunya. Ia sangat menantikan hidangan khas Lebaran seperti opor ayam dan siomay buatan sang ibu.
Meskipun penerbangannya sempat ditunda, Zoey tetap bersemangat untuk segera tiba di Jakarta dan merasakan kehangatan Lebaran bersama keluarga.
Menjalin Silaturahmi Lintas Negara
Ahmad Zakaria, seorang warga Malaysia yang memiliki darah keturunan Indonesia, juga tidak ketinggalan untuk mudik ke Cimahi, Jawa Barat, bersama istrinya. Ia akan merayakan Lebaran di kampung halaman istrinya sebelum kemudian membawa keluarganya kembali ke Malaysia. Ahmad, yang sering mengunjungi Indonesia, kali ini harus terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta karena rute penerbangan langsung ke Kertajati sudah tidak tersedia.
Antisipasi Arus Balik
Dengan dimulainya libur Idul Fitri di Malaysia sejak Jumat (28/3/2025) hingga Minggu (6/4/2025), arus mudik diperkirakan akan terus meningkat. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 5 dan 6 April 2025. Pihak berwenang mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik dan mematuhi peraturan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan selama perjalanan.
Ringkasan Poin Penting
- Arus mudik Lebaran 1446 H dari Malaysia ke Indonesia telah dimulai, melibatkan WNI dan WNA.
- Kerinduan kampung halaman menjadi motivasi utama bagi WNI untuk mudik.
- Warga asing antusias merasakan pengalaman Lebaran di Indonesia.
- Arus balik diperkirakan terjadi pada 5 dan 6 April.
Menu Lebaran yang dinantikan:
- Opor Ayam
- Siomay