Lonjakan Arus Mudik di Surabaya: Lebih dari 150 Ribu Kendaraan Padati GT Waru Gunung

Arus Mudik Lebaran 2025: Surabaya Terima Ratusan Ribu Kendaraan

Surabaya menjadi salah satu titik fokus pergerakan arus mudik Lebaran 2025. Terpantau, terjadi lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang memasuki wilayah ini melalui Gerbang Tol (GT) Waru Gunung. Data terbaru menunjukkan peningkatan yang cukup mencolok dibandingkan hari-hari biasa.

Menurut laporan PT Jasa Marga Surabaya Mojokerto, sejak H-10 hingga H-4 Lebaran 2025, sebanyak 150.241 kendaraan tercatat memasuki Surabaya melalui GT Waru Gunung. Angka ini melampaui lalu lintas normal harian sebesar 14,72%. General Manager Operation & Maintenance PT Jasa Marga Surabaya Mojokerto, Priyo Hartono, mengonfirmasi bahwa peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

"Pada periode libur Lebaran 2025 ini, kami mencatat peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang melintasi GT Waru Gunung. Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang tinggi menjelang hari raya," ujar Priyo Hartono.

Lonjakan arus lalu lintas tidak hanya terjadi pada kendaraan yang menuju Surabaya. Kendaraan yang mengarah ke Jakarta melalui GT Waru Gunung juga mengalami peningkatan. Tercatat, sebanyak 147.082 kendaraan melintasi GT Waru Gunung menuju Jakarta. Jumlah ini naik 17,86% dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 124.799 kendaraan.

Antisipasi Kepadatan dan Pengalihan Arus

Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paallo, telah memprediksi potensi kepadatan di GT Waru Gunung selama periode libur Lebaran. Prediksi ini terbukti dengan peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

"Kami telah mengantisipasi potensi kepadatan di beberapa titik, termasuk GT Waru Gunung dan Kejapanan. Kepadatan diprediksi mencapai puncaknya pada hari pertama Idul Fitri," kata Ria Marlinda Paallo.

Untuk mengatasi potensi kepadatan, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pengalihan arus lalu lintas. Pengalihan arus akan dilakukan berdasarkan diskresi kepolisian untuk memastikan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan tol.

Beberapa titik lain yang juga menjadi perhatian adalah GT Driyorejo 3, GT Pandaan, Kejapanan, dan Singosari. Jasa Marga akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memantau kondisi lalu lintas dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Imbauan Bagi Pengguna Jalan Tol

Mengingat peningkatan volume kendaraan yang signifikan, Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk:

  • Mempersiapkan perjalanan dengan baik: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, isi bahan bakar penuh, dan siapkan perbekalan yang cukup.
  • Mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas: Ikuti rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan untuk kelancaran perjalanan.
  • Beristirahat jika lelah: Jangan memaksakan diri untuk berkendara jika merasa lelah. Manfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat.
  • Menggunakan aplikasi lalu lintas: Pantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi lalu lintas untuk menghindari kemacetan.

Dengan persiapan yang matang dan kerjasama dari seluruh pengguna jalan, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.