Kapolda Riau Perketat Pengamanan Mudik Lebaran di Siak, Pelabuhan Tanjung Buton Jadi Fokus Utama

Kapolda Riau Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik di Siak, Prioritaskan Pelabuhan Tanjung Buton

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan, melakukan inspeksi mendadak ke Pos Terpadu Operasi Ketupat Lancang Kuning di Siak. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Dalam inspeksi yang berlangsung pada hari [Tanggal tidak disebutkan di berita, bisa ditambahkan jika ada informasi] tersebut, Kapolda Riau didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Riau, termasuk Karo Ops Kombes Rony Lumban Gaol dan Dirlantas Kombes Taufiq Lukman, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Riau, Yohanis Tulak. Rombongan tiba di Pos Terpadu yang berlokasi strategis di samping Istana Siak, sebuah destinasi wisata utama di daerah tersebut.

Setibanya di lokasi, Kapolda Herry Heryawan menerima paparan detail dari petugas piket, Ipda Khairul, yang didampingi oleh Kasat Lantas Polres Siak, AKP Kaliman Siregar. Paparan tersebut mencakup data operasional lengkap, peta operasi, informasi mengenai pusat perbelanjaan, lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri, daerah rawan kecelakaan, destinasi wisata, serta jalur alternatif yang telah disiapkan.

Ipda Khairul menjelaskan bahwa Satlantas Polres Siak telah mengantisipasi lonjakan pengunjung ke Istana Siak selama libur Lebaran. "Istana Siak merupakan salah satu objek wisata utama di Siak yang akan ramai dikunjungi selama libur hari raya," ujarnya.

Kapolda Herry Heryawan memberikan apresiasi atas kelengkapan data dan informasi yang disajikan di Pos Terpadu Istana Siak. Ia juga memuji langkah-langkah antisipasi yang telah disiapkan untuk menghadapi libur Idul Fitri 2025.

"Ini bagus sekali, layak mendapatkan apresiasi. Datanya lengkap, dan posisinya sangat strategis karena berada di lokasi wisata," ungkap Kapolda.

Pelabuhan Tanjung Buton Jadi Atensi Khusus

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Herry Heryawan menanyakan kepada Kapolres Siak, AKBP Eka Ariandy, mengenai potensi kepadatan arus mudik di wilayah Siak. Dijelaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Buton menjadi titik krusial dengan perkiraan 500 hingga 700 pemudik setiap harinya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Herry Heryawan menginstruksikan penempatan personel khusus di Pelabuhan Tanjung Buton. Ia menekankan pentingnya apel siaga khusus mengingat tingginya volume pemudik yang menggunakan pelabuhan tersebut.

"Tadi sudah saya sampaikan, harus ada apel di Buton karena peningkatan arus mudik di sana, terutama dari Batam, Bengkalis, dan daerah lainnya. Peningkatan ini akan mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran," tegas Kapolda.

Peningkatan pengamanan di Pelabuhan Tanjung Buton juga bertujuan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal, termasuk narkoba. Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penumpang.

Pengamanan Istana Siak dan Pelaksanaan Salat Idul Fitri

Kapolda Herry Heryawan juga menjelaskan bahwa Pos Pengamanan Istana Siak 2025 didirikan untuk mengantisipasi dan mengatur ketertiban serta kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, pos tersebut juga bertugas mengamankan pelaksanaan Salat Idul Fitri yang akan diselenggarakan di sekitar Istana Siak.

Polres Siak sendiri telah menyiapkan total lima pos pengamanan selama libur Lebaran, terdiri dari dua pos pengamanan (pospam), dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu. Langkah ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Dengan peningkatan pengamanan dan kesiapsiagaan personel, diharapkan arus mudik di Siak dapat berjalan lancar dan aman, serta perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan khidmat dan tertib.