Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran, Pertamina Sumut Siapkan Strategi Peningkatan Pasokan BBM
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah menyiapkan strategi antisipasi lonjakan permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama periode mudik Lebaran 2025. Proyeksi menunjukkan peningkatan konsumsi gasoline, yang meliputi Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo, di wilayah Sumatera Utara. Antisipasi ini dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Menurut Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, pihaknya memperkirakan kenaikan permintaan gasoline sebesar 13%. Volume normal harian sekitar 4,9 juta liter diperkirakan melonjak menjadi sekitar 5,5 juta liter. Peningkatan ini didorong oleh aktivitas mudik yang meningkat secara signifikan.
Selain gasoline, konsumsi avtur atau bahan bakar pesawat terbang juga diprediksi mengalami kenaikan. Pertamina memperkirakan peningkatan sebesar 4,1%, dari sekitar 450 kiloliter menjadi 500 kiloliter. Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan frekuensi penerbangan selama periode libur Lebaran.
Namun, berbeda dengan gasoline dan avtur, konsumsi gas oil diprediksi mengalami penurunan sebesar 8%. Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya konsumsi produk Biosolar dan Dexlite.
Fokus Layanan di Jalan Tol
Untuk memastikan ketersediaan BBM bagi para pemudik, Pertamina telah menyiagakan sejumlah fasilitas dan layanan di sepanjang jalan tol Medan-Tebing Tinggi. Salah satunya adalah penempatan mobil tangki yang siap memasok BBM ke SPBU, terutama di rest area KM 65 A dan KM 65 B.
Satria menjelaskan, mobil tangki tersebut disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan dan memastikan SPBU tetap memiliki stok BBM yang cukup. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan potensi antrean panjang di SPBU dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
Berdasarkan data Pertamina, jenis BBM yang paling banyak dikonsumsi di Tol Medan-Tebing Tinggi adalah Pertalite, Pertamax Turbo, dan Pertamax. Dari ketiga jenis tersebut, Pertalite menjadi pilihan utama para pemudik. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan Pertalite, Pertamina mengimbau para pemudik untuk melengkapi QR Code saat melakukan pembelian. Hal ini dikarenakan Pertalite termasuk dalam jenis BBM bersubsidi (JBKP) yang pembeliannya memerlukan QR Code.
Layanan Motoris untuk Kondisi Darurat
Bagi para pemudik yang kehabisan BBM di jalan tol Medan-Tebing Tinggi, Medan-Kisaran, dan Medan-Binjai, Pertamina menyediakan layanan Motoris di Rest Area KM 65 A dan 65 B. Layanan ini memungkinkan pemudik untuk membeli Pertamax dan Dexlite dalam kemasan.
Satria menambahkan, pemudik yang membutuhkan layanan Motoris dapat menghubungi call center Pertamina di nomor 135. Pemudik perlu menyebutkan lokasi tol, kilometer, jenis kendaraan, dan jenis BBM yang ingin dibeli. Petugas Motoris akan segera mengantarkan BBM ke lokasi pemudik.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik selama periode Lebaran 2025 dan memastikan kelancaran perjalanan mereka.