Pasca Puncak Arus Mudik, Kapolda Riau Pastikan Keamanan Jalur Mudik Terjaga
markdown Irjen Pol. Herry Heryawan, Kapolda Riau, menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban di sepanjang jalur mudik wilayah Riau tetap terkendali pasca puncak arus mudik Lebaran 2025. Penegasan ini disampaikan setelah Kapolda melakukan serangkaian inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pos pengamanan (pospam) dan titik-titik strategis di sepanjang jalur mudik, mulai dari Pekanbaru hingga perbatasan Riau dengan Sumatera Barat.
Dalam kunjungannya ke Pospam 13 Koto Kampar pada Minggu (30/3/2025), Irjen Herry Heryawan didampingi oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar; Kapolres Kampar, Ronald Sumaja; Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat; beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polda Riau. Usai meninjau kesiapan pospam di Kampar, Kapolda melanjutkan inspeksi ke Pospam Rest Area Tol KM 36 A Pekanbaru-Sumbar.
"Alhamdulillah, meskipun puncak arus mudik telah berlalu pada 28 Maret lalu, situasi di lapangan tetap aman dan terkendali. Kami terus memantau perkembangan dan memastikan kehadiran personel di titik-titik rawan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," ujar Irjen Herry Heryawan.
Kapolda juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kampar dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kerja sama dari Forkopimda Kampar. Sinergitas ini sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat yang merayakan Lebaran," tuturnya.
Lebih lanjut, Irjen Herry Heryawan menyatakan bahwa Polda Riau telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan bencana alam, seperti longsor, yang mungkin terjadi selama musim mudik. Koordinasi dengan instansi terkait, seperti Bina Marga, juga telah dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan bencana.
"Kami telah berkoordinasi dengan Bapak Bupati Kampar untuk menyiapkan sarana dan prasarana dari Bina Marga. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang langkah-langkah antisipasi terhadap longsor dan banjir," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Riau juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap semangat pengabdian ini dapat terus dipertahankan hingga berakhirnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2025.
Berikut adalah poin-poin penting yang menjadi fokus perhatian Polda Riau:
- Keamanan dan Ketertiban: Memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terkendali di seluruh wilayah Riau, khususnya di jalur mudik.
- Pelayanan Masyarakat: Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama para pemudik, dengan menyediakan informasi, bantuan, dan fasilitas yang memadai.
- Antisipasi Bencana: Mengantisipasi potensi bencana alam, seperti longsor dan banjir, dengan menyiapkan sarana dan prasarana penanggulangan bencana serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
- Sinergitas Forkopimda: Memperkuat sinergitas antara Polri dan Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa libur Lebaran.
- Kesiapan Personel: Memastikan kesiapan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.