Waspada Cuaca Ekstrem Saat Libur Lebaran: BMKG Imbau Masyarakat Jatim dan Sejumlah Wilayah Tingkatkan Kewaspadaan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi selama periode libur Lebaran. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah Jawa Timur dan beberapa daerah lain di Indonesia.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan bahwa berdasarkan analisis terkini, terdapat indikasi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi berkembang menjadi sangat lebat, terutama di Jawa Timur. Kondisi ini diperkirakan akan terjadi pada tanggal 31 Maret dan 1 April 2025.
"Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dapat berkembang menjadi sangat lebat terutama di wilayah Jawa Timur," jelas Dwikorita kepada awak media.
Selain Jawa Timur, BMKG juga memprediksi potensi hujan lebat di beberapa wilayah lain, termasuk:
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Aceh
- Sumatera Utara
- Maluku Utara
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk mengurangi risiko dampak buruk akibat cuaca ekstrem.
Kondisi Pelayaran dan Penerbangan
Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan bahwa kondisi cuaca untuk pelayaran diperkirakan akan membaik setelah sebelumnya terjadi penguatan angin. Namun, BMKG tetap memberikan perhatian khusus pada sektor penerbangan.
Potensi turbulensi di wilayah Aceh hingga Sumatera Barat menjadi perhatian utama bagi BMKG. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk memastikan mitigasi yang memadai telah disiapkan guna menghadapi potensi gangguan penerbangan akibat turbulensi.
"Untuk cuaca penerbangan ini yang perlu diwaspadai adalah wilayah turbulensi dari Aceh menerus hingga Sumatera Barat, Jambi, ini menerus, kemudian juga Jawa Timur bagian selatan, kemudian juga Halmahera Utara," ungkap Dwikorita.
BMKG meyakinkan bahwa Kementerian Perhubungan telah memiliki sistem mitigasi yang lebih komprehensif dan handal untuk mengatasi potensi masalah dalam penerbangan dibandingkan dengan mitigasi di sektor pelayaran atau transportasi darat.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber-sumber resmi dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan dan keamanan selama periode libur Lebaran.
BMKG juga menghimbau agar masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan dampak buruk dari cuaca ekstrem. Persiapan yang matang dan informasi yang akurat adalah kunci untuk meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan selama masa liburan.