Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way di Puncak Selama Lebaran 2025
Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Puncak untuk Lebaran 2025
Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, diprediksi akan menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur Lebaran 2025. Mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas yang signifikan, Polres Bogor telah menyiapkan serangkaian langkah strategis, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas one way selama periode mudik dan balik.
Satlantas Polres Bogor mengumumkan rencana ini melalui akun Instagram resmi mereka, @satlantaspolresbogor.tmc, pada Senin (31/3/2025). Pengumuman tersebut menegaskan komitmen Polres Bogor untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan para pemudik dan wisatawan yang menuju Puncak.
Skema Rekayasa Lalu Lintas One Way
Berikut adalah skema rekayasa lalu lintas one way yang akan diterapkan di jalur Puncak Bogor selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025:
- Penerapan one way arah bawah (Puncak-Jakarta) akan diberlakukan jika perbandingan volume kendaraan minimal 20% arus naik dan 80% arus turun.
- Kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Puncak akan dialihkan di sekitar Pos 1B dan SPBU Patung Ayam. Petugas akan melakukan pendorongan arus dari arah bawah ke atas untuk mengakomodasi kendaraan yang menuju Puncak sebelum memberlakukan one way ke bawah (Puncak-Jakarta).
- Pemberlakuan one way ke bawah (Puncak-Jakarta) selama Operasi Ketupat Lodaya 2025 bersifat situasional, berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.
Jadwal pelaksanaan one way akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi arus lalu lintas di lapangan. Polres Bogor akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil keputusan berdasarkan data terkini untuk meminimalkan kemacetan dan memastikan kelancaran perjalanan.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan dan Operasi Ketupat
Kawasan Puncak diperkirakan akan mengalami lonjakan arus wisatawan yang signifikan mulai H+1 hingga H+7 Lebaran. Untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2025, Polres Bogor akan menggelar Operasi Ketupat.
Lebih dari 300 personel akan ditempatkan di titik-titik rawan di sepanjang jalur utama dan jalur alternatif Puncak. Selain itu, Polres Bogor telah mengeluarkan SKB (Surat Keputusan Bersama) terkait pembatasan kendaraan sumbu 3. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Polres Bogor juga akan meningkatkan pengamanan di jalur alternatif guna mencegah praktik joki yang dapat berujung pada pemerasan terhadap wisatawan. Langkah-langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung yang ingin menikmati libur Lebaran di Puncak.
Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik, Polres Bogor berharap dapat mengelola arus lalu lintas di Puncak selama libur Lebaran 2025 dengan efektif, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman dan lancar.