Jembatan Ampera Bertransformasi Jadi Sajadah Raksasa: Ribuan Umat Muslim Palembang Laksanakan Shalat Idul Fitri di Ikon Kota

Jembatan Ampera: Saksi Bisu Kekhusyukan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah

Palembang, Sumatera Selatan - Pemandangan tak biasa tersaji di Jembatan Ampera, ikon kebanggaan Kota Palembang, pada Senin (31/3/2025). Ribuan umat Muslim tumpah ruah memadati jembatan kebanggaan masyarakat Palembang ini untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1446 Hijriah. Jembatan yang sehari-hari ramai oleh lalu lalang kendaraan, berubah menjadi 'sajadah raksasa' yang dipenuhi kekhusyukan.

Penutupan akses kendaraan dilakukan sejak pukul 05.00 WIB hingga 08.30 WIB. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang yang layak bagi ribuan jemaah yang ingin menunaikan ibadah shalat Idul Fitri. Momen istimewa ini menjadi daya tarik tersendiri dan hanya dapat disaksikan pada saat perayaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Feny (28), seorang warga Palembang, berbagi pengalamannya. Baginya, ini adalah kali pertama ia merasakan shalat Idul Fitri di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo. "Sejak subuh, kawasan masjid sudah penuh sesak. Akhirnya, banyak jemaah yang meluber hingga ke Jembatan Ampera," ujarnya.

"Masya Allah, ramai sekali! Pemandangan seperti ini baru pertama kali saya lihat," lanjut Feny dengan nada kagum. Ia pun tak ingin melewatkan kesempatan mengabadikan momen tersebut bersama keluarga, dengan latar belakang Jembatan Ampera yang dipenuhi lautan manusia.

"Rasanya senang sekali melihat pemandangan seperti ini. Seperti bukan di Palembang saja," imbuhnya.

Ibnu (22), juga merasakan pengalaman serupa. Ia pertama kali shalat Idul Fitri bersama keluarganya di Jembatan Ampera. Meskipun shaf shalat sangat padat dan bercampur antara pria dan wanita, Ibnu mengaku tetap dapat mengikuti prosesi shalat dengan khusyuk.

"Saya juga baru pertama shalat di sini. Walaupun shaf-nya bercampur, tapi ketika shalat mulai, semuanya khusyuk," ungkap Ibnu.

Ia berharap dapat kembali merasakan momen serupa saat pelaksanaan shalat Idul Adha mendatang. Ibnu berencana mengajak keluarganya kembali ke Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo.

"Sepertinya nanti kalau Lebaran Haji mau shalat di sini lagi," pungkasnya.

Momen shalat Idul Fitri di Jembatan Ampera ini bukan hanya sekadar pelaksanaan ibadah. Lebih dari itu, ini adalah simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat religiusitas yang kuat dari masyarakat Palembang. Pemandangan ini juga menjadi daya tarik wisata religi yang unik dan berkesan bagi siapa saja yang menyaksikannya. Tradisi ini diharapkan dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari identitas Kota Palembang.