Inovasi KAI: Boarding Kereta Api Semakin Mudah dengan Fitur Pengenal Wajah di Stasiun Kutoarjo

Era Baru Boarding: KAI Implementasikan Teknologi Pengenal Wajah di Stasiun Kutoarjo

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto terus berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi para penumpangnya, terutama selama periode sibuk Angkutan Lebaran. Salah satu langkah inovatif yang diambil adalah penerapan teknologi face recognition atau pengenal wajah di Stasiun Kutoarjo. Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses boarding bagi para penumpang.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa dengan sistem face recognition, penumpang cukup melakukan registrasi wajah sekali saja. Setelah terdaftar, mereka dapat langsung menuju peron tanpa perlu lagi menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas. Hal ini tentunya akan memangkas waktu antrian dan meningkatkan efisiensi proses boarding secara keseluruhan.

"Teknologi ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan praktis bagi para pelanggan setia kami," ujar Krisbiyantoro.

Puncak Arus Mudik dan Lonjakan Penumpang

KAI mencatat puncak arus mudik Lebaran terjadi pada tanggal 28 Maret 2025, dengan total penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) mencapai 11.411 tiket. Angka ini merupakan yang tertinggi selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April 2025.

Berikut adalah daftar sepuluh stasiun keberangkatan dengan jumlah penumpang terbanyak selama periode arus mudik Lebaran:

  • Purwokerto: 38.493 penumpang
  • Kutoarjo: 10.899 penumpang
  • Kroya: 8.923 penumpang
  • Kebumen: 5.163 penumpang
  • Gombong: 3.858 penumpang
  • Cilacap: 3.141 penumpang

Upaya KAI dalam Meningkatkan Layanan

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Lebaran, KAI mengoperasikan total 21 perjalanan kereta api dengan kapasitas 260.832 tempat duduk. Selain itu, KAI juga menyediakan delapan perjalanan kereta api tambahan.

Krisbiyantoro mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas face recognition yang telah tersedia di Stasiun Kutoarjo dan Purwokerto. Dengan memanfaatkan teknologi ini, diharapkan para penumpang dapat menikmati perjalanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman.

KAI terus berkomitmen untuk berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa kereta api di Indonesia. Penerapan teknologi face recognition adalah salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.