Tragedi di Surabaya: Pasangan Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kendaraan, Diduga Keracunan Karbon Monoksida

Surabaya Digegerkan Penemuan Jasad Pasangan di Dalam Mobil Terparkir

Kota Surabaya dikejutkan dengan penemuan dua jasad di dalam sebuah mobil yang terparkir di Jalan Ngagel Jaya Utara. Korban, yang diidentifikasi sebagai HA, seorang pria asal Simo Sidomulyo, dan VA, seorang wanita dari Kedung Baruk, ditemukan tak bernyawa pada hari Selasa (3/4/2025) setelah keberadaan mobil mencurigakan itu dilaporkan oleh seorang petugas kebersihan jalanan.

Kejadian bermula ketika petugas kebersihan merasa curiga dengan sebuah mobil yang tak kunjung bergerak sejak Senin (31/3/2025) pagi. Kecurigaan tersebut mendorong mereka untuk memeriksa kendaraan, yang kemudian berujung pada penemuan tragis tersebut.

Dugaan Awal Mengarah pada Keracunan Karbon Monoksida

AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, menjelaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada keracunan karbon monoksida (CO) yang berasal dari sistem pendingin udara (AC) mobil. Analisis awal dari Tim Gerak Cepat (TGC) mengindikasikan bahwa kadar CO yang tinggi di dalam kabin mobil menjadi penyebab kematian kedua korban.

"Dari analisa sementara Tim Gerak Cepat, kuat dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat keracunan AC," ungkap AKP Rina kepada awak media.

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, pihak kepolisian telah mengirimkan jenazah HA dan VA ke RSU dr. Soetomo untuk dilakukan visum et repertum. Hasil visum diharapkan dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai mekanisme kematian kedua korban.

Proses Investigasi Mendalam Sedang Berlangsung

Pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap seluruh fakta terkait kejadian ini. Beberapa hal yang menjadi fokus penyelidikan antara lain:

  • Kondisi Kendaraan: Pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem AC dan komponen kendaraan lainnya untuk mencari kemungkinan kebocoran gas CO.
  • Riwayat Kesehatan Korban: Penyelidikan mengenai riwayat kesehatan HA dan VA untuk mengetahui apakah ada kondisi medis yang dapat memperburuk efek keracunan CO.
  • Rekaman CCTV: Peninjauan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
  • Keterangan Saksi: Pengumpulan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian yang mungkin melihat atau mendengar sesuatu yang berkaitan dengan kejadian ini.

Imbauan Keamanan Terkait Penggunaan AC Mobil

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan saat menggunakan kendaraan, terutama sistem AC. Pastikan kendaraan dalam kondisi terawat dan melakukan pemeriksaan rutin terhadap sistem AC untuk mencegah kebocoran gas berbahaya seperti CO. Selain itu, hindari tidur di dalam mobil dengan AC menyala dalam kondisi ruang tertutup, terutama dalam jangka waktu yang lama. Selalu buka jendela sedikit untuk memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam kabin mobil.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang. Masyarakat juga diminta untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum hasil visum resmi dikeluarkan oleh pihak rumah sakit.