Jasa Marga Siapkan Insentif Bebas Tarif Tol untuk Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran 2025

Jasa Marga Siapkan Insentif Bebas Tarif Tol untuk Urai Kepadatan Arus Balik Lebaran 2025

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik Lebaran 2025. Perusahaan memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 6 April 2025, dengan proyeksi mencapai 168.529 kendaraan.

Untuk mengurai potensi kepadatan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jasa Marga berencana melakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Trans Jawa yang melintasi Jalan Tol Cipali. Kendaraan akan dialihkan melalui Ruas Tol Cisumdawu, Padaleunyi, Cipularang, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

Sebagai kompensasi atas pengalihan rute, Jasa Marga akan memberikan insentif berupa pembebasan tarif tol di Ruas Tol Padaleunyi dan Cipularang yang dikelola oleh Jasa Marga Group. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan bagi pengguna jalan yang terdampak pengalihan.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan selama periode arus balik Lebaran.

"Jasa Marga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan stakeholder terkait untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap lancar dan aman. Pengalihan arus ini bertujuan untuk mendistribusikan volume kendaraan agar tidak terpusat di satu titik, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi masyarakat," ujar Lisye dalam keterangan resminya.

Detail Insentif dan Pengalihan Arus

Berikut adalah rincian mengenai insentif pembebasan tarif tol dan mekanisme pengalihan arus yang akan diterapkan:

  • Ruas Tol yang Terdampak: Ruas Tol Cisumdawu, Padaleunyi, Cipularang, dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
  • Lokasi Transaksi: Gerbang Tol Kalihurip Utama dan Gerbang Tol Sadang.
  • Periode Pemberlakuan: Diperkirakan pada H+5 dan H+6 Lebaran atau 6-7 April 2025.
  • Penerima Insentif: Pengguna jalan yang melakukan perjalanan jarak jauh (barrier gate to barrier gate) dari Gerbang Tol Cisumdawu Utama menuju Gerbang Tol Kalihurip Utama (150 Km), Gerbang Tol Sadang (140 Km), atau hingga Jalan Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II Selatan (171 Km sampai Bojongmangu).
  • Jenis Kendaraan: Berlaku untuk semua golongan kendaraan dengan seluruh metode pembayaran.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk selalu memantau informasi terkini mengenai lalu lintas dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan berdasarkan diskresi Kepolisian.

Akses Informasi dan Pelayanan

Untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini dan mengakses layanan jalan tol, pengguna jalan dapat memanfaatkan berbagai kanal informasi yang disediakan oleh Jasa Marga, antara lain:

  • Aplikasi Travoy
  • One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080
  • Media sosial resmi Jasa Marga

Diharapkan dengan adanya insentif dan pengalihan arus ini, perjalanan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.