Antisipasi Kepadatan, Sistem Satu Arah Diterapkan di Jalur Puncak: 23 Ribu Kendaraan Melintas
markdown Bogor, Jawa Barat - Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kepolisian Resor (Polres) Bogor memberlakukan sistem satu arah (one way) dari Jakarta menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/4/2025) pagi. Kebijakan ini diambil menyusul peningkatan signifikan arus lalu lintas yang mengarah ke Puncak sejak dini hari.
Menurut keterangan KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, rekayasa lalu lintas berupa one way arah atas (dari Jakarta menuju Puncak) mulai diberlakukan pukul 08.00 WIB. Sebelum penerapan one way, pihak kepolisian telah melaksanakan sejumlah langkah antisipatif, termasuk penerapan ganjil genap di Simpang Gadog dan pembukaan jalur contraflow dari exit Tol Ciawi hingga Km 46+400.
"Sejak pagi tadi, kami telah melaksanakan penerapan ganjil genap di Simpang Gadog serta pembukaan jalur contraflow dari exit Tol Ciawi sampai Km 46+400," ujar Iptu Ardian.
Peningkatan volume kendaraan menuju Puncak terpantau sejak pagi hari, mengakibatkan antrean kendaraan sepanjang 2,4 kilometer di dalam ruas Tol Jagorawi. Kondisi ini mendorong pihak kepolisian untuk segera menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan.
"Rekayasa (one way) baru terbuka tadi pukul 07.45 WIB secara keseluruhan dari Simpang Gadog sampai perbatasan," jelasnya.
23 Ribu Kendaraan Melintas
Hingga pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 23 ribu kendaraan telah melintasi kawasan Puncak. Angka ini merupakan akumulasi dari kendaraan yang bergerak naik maupun turun.
"Sampai pukul 07.00 WIB baik kendaraan yang naik maupun turun sudah mencapai 23 ribu kendaraan," kata Iptu Ardian.
Pihak kepolisian memperkirakan sistem one way akan berlangsung selama tiga hingga empat jam ke depan. Durasi pemberlakuan sistem ini akan dievaluasi secara berkala, dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang terus berdatangan dari arah Cianjur.
"Prediksi one way ke atas pagi ini kemungkinan akan berjalan 3-4 jam ke depan sambil kita lihat kiriman arus dari wilayah Cianjur yang menuju Puncak. Apabila memang bangkitannya sudah tinggi yang ingin melintas di kawasan wisata Puncak, maka kita akan batasi yang akan naik ke Puncak, maka kita prioritas yang turun," pungkas Iptu Ardian.
Dengan pemberlakuan sistem satu arah ini, diharapkan arus lalu lintas di kawasan Puncak dapat terkendali dan masyarakat dapat menikmati liburan dengan lancar.