Satpol PP Surabaya Sita Es Krim Diduga Beralkohol dari Sebuah Stan di Pusat Perbelanjaan
Razia Es Krim Beralkohol Gegerkan Surabaya
Surabaya digegerkan dengan temuan es krim yang diduga mengandung alkohol di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Surabaya Barat. Temuan ini bermula dari viralnya video seorang influencer yang mereview stan es krim tersebut. Dalam video yang beredar luas di media sosial, influencer tersebut menunjukkan berbagai varian rasa es krim yang diklaim mengandung alkohol, bahkan dengan kadar yang cukup tinggi.
Menanggapi kehebohan ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya bergerak cepat. Bersama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dikopdag) Surabaya, Satpol PP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke stan es krim yang dimaksud. Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa es krim yang diduga mengandung alkohol.
"Kami lakukan pengecekan terhadap es krim yang dipajang di stan tersebut. Dari hasil pengawasan, kami mengamankan dua boks dan enam cup es krim yang diduga mengandung alkohol," ujar Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP Kota Surabaya, Yudhistira, pada Minggu (6/4/2025).
Pemilik Stan Dimintai Keterangan
Selain menyita barang bukti, Satpol PP juga memanggil pemilik stan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Identitas pemilik stan telah diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
"Kami amankan KTP pemilik stan dan barang bukti kami bawa ke kantor," tegas Yudhistira.
Saat ini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh Satpol PP Kota Surabaya. Pihak berwenang akan melakukan uji laboratorium terhadap sampel es krim yang disita untuk memastikan kandungan alkoholnya. Jika terbukti mengandung alkohol dan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku, pemilik stan akan dikenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.
Daftar Varian Es Krim yang Dipromosikan
Menurut informasi yang beredar, stan es krim tersebut menawarkan sekitar 15 varian rasa, beberapa di antaranya diklaim mengandung alkohol hingga 40 persen. Berikut beberapa poin penting dari kejadian ini:
- Viral di Media Sosial: Review influencer menjadi pemicu utama terbongkarnya kasus ini.
- Tindakan Cepat Satpol PP: Respon cepat Satpol PP menunjukkan keseriusan dalam menindak pelanggaran.
- Penyelidikan Mendalam: Uji laboratorium akan memastikan kandungan alkohol dalam es krim.
- Potensi Sanksi: Pemilik stan terancam sanksi jika terbukti melanggar aturan.
Kasus ini menjadi peringatan bagi para pelaku usaha untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku, terutama terkait dengan produk makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat. Konsumen juga diimbau untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih produk yang akan dikonsumsi.