Arus Balik Lebaran: Stasiun Pasar Senen Catat Peningkatan Signifikan Penumpang di Hari Terakhir Cuti Bersama

Arus Balik Lebaran: Stasiun Pasar Senen Catat Peningkatan Signifikan Penumpang di Hari Terakhir Cuti Bersama

Stasiun Pasar Senen, Jakarta, masih dipadati penumpang yang hendak kembali ke kota tujuan mereka pada hari terakhir cuti bersama Lebaran, Senin (7/4/2025). Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah kedatangan, menandakan puncak arus balik Lebaran masih berlangsung.

Menurut Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, Stasiun Pasar Senen mencatat angka keberangkatan penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) mencapai 21.389 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan hari-hari biasa. "Keberangkatan ini masih cukup lumayan tinggi dibanding hari-hari biasa," ujarnya saat ditemui di Stasiun Pasar Senen.

Tingkat okupansi penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen mencapai 78 persen. Sebagai perbandingan, pada hari normal, jumlah keberangkatan dari stasiun ini berkisar antara 10.000 hingga 11.000 penumpang. Pada akhir pekan, jumlah tersebut meningkat menjadi 13.000 hingga 15.000 penumpang.

Beberapa penumpang, seperti Tia (26) dan Iyas (21), sengaja memperpanjang masa libur mereka untuk memaksimalkan waktu bersama keluarga di kampung halaman. Kedua mahasiswi ini memilih jadwal keberangkatan yang paling mendekati hari pertama perkuliahan.

"Kan waktu pulang kita sedikit ya, jadi biar agak lama di rumah," kata Iyas, menjelaskan alasan mereka memperpanjang liburan.

KAI Daop 1 Jakarta sebelumnya memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada tanggal 4 hingga 7 April 2025. Namun, Ixfan mengungkapkan bahwa pergerakan penumpang sudah mulai terlihat sejak tanggal 3 April.

"Namun, begitu tanggal 3 juga sudah mulai ada arus balik," kata Ixfan.

Persebaran puncak arus balik ini disebabkan oleh pemberlakuan libur panjang bagi anak sekolah setelah Lebaran. Hal ini menyebabkan puncak arus balik tidak terkonsentrasi pada satu hari saja, melainkan tersebar secara merata.

"Puncak arus balik diperkirakan terjadi tidak pada satu hari saja tetapi terjadi secara merata, mengingat berlakunya libur panjang setelah Lebaran nanti," lanjutnya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Arus Balik:

Beberapa faktor yang mempengaruhi arus balik Lebaran tahun ini antara lain:

  • Libur Panjang Sekolah: Pemberlakuan libur panjang setelah Lebaran memberikan fleksibilitas bagi keluarga untuk mengatur waktu perjalanan mereka.
  • Ketersediaan Tiket: KAI Daop 1 Jakarta telah berupaya untuk menambah jumlah perjalanan kereta api guna mengakomodasi lonjakan penumpang selama periode arus balik.
  • Kondisi Jalan: Kondisi jalan yang relatif lancar juga turut memengaruhi pilihan masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi.

Imbauan Bagi Penumpang:

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada seluruh penumpang untuk:

  • Tiba di stasiun lebih awal untuk menghindari keterlambatan.
  • Mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
  • Menjaga barang bawaan masing-masing.
  • Memastikan seluruh anggota keluarga dalam kondisi sehat sebelum melakukan perjalanan.

Dengan kerjasama yang baik antara KAI, penumpang, dan seluruh pihak terkait, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman.