Toyota Umumkan Program Recall untuk 32.200 Unit Raize dan Agya Akibat Potensi Malfungsi Rem

Toyota Umumkan Program Recall untuk 32.200 Unit Raize dan Agya Akibat Potensi Malfungsi Rem

PT Toyota Astra Motor (TAM) hari ini mengumumkan program special service campaign (SSC) atau recall untuk sejumlah unit Toyota Raize dan Agya. Recall ini dilakukan sebagai respons atas potensi malfungsi pada electronic control unit (ECU) yang dapat memengaruhi kinerja sistem pengereman. Lebih dari 32.000 kendaraan terdampak kampanye ini, yang fokus pada varian dan periode produksi tertentu.

Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM, menjelaskan bahwa recall ini menyasar Toyota Raize 1.200 cc non-turbo yang diproduksi antara Juni 2021 hingga Juli 2024, dengan total 11.805 unit. Sementara itu, untuk Toyota Agya, recall mencakup 20.390 unit tipe A/T 1.200 cc yang diproduksi antara Juli 2022 hingga Juli 2024. Varian lain dari kedua model tersebut tidak termasuk dalam program recall ini. Perlu ditegaskan bahwa varian Raize 1.000 cc turbo tidak terpengaruh oleh masalah ini.

Masalah utamanya terletak pada potensi malfungsi ECU yang mengendalikan brake booster. Komponen ini berperan penting dalam mempermudah proses pengereman. Pemrograman ECU yang kurang tepat berpotensi menyebabkan brake booster tidak berfungsi secara optimal dalam kondisi berkendara tertentu. Hal ini dapat menyebabkan perpanjangan jarak pengereman dan membutuhkan tekanan lebih besar pada pedal rem, yang berisiko terhadap keselamatan berkendara.

"Potensi malfungsi ECU dapat menambah jarak henti kendaraan, sehingga pengemudi perlu memberikan tekanan lebih besar saat pengereman. Ini jelas berpengaruh terhadap keselamatan di jalan raya," ungkap pernyataan resmi Toyota.

Bagi pemilik Toyota Raize dan Agya yang terdampak, TAM mengimbau untuk segera membawa kendaraannya ke bengkel resmi Toyota terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan pembaruan software (reprogramming) pada ECU. Proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam dan tidak membutuhkan penggantian komponen apapun. Toyota berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat dan memastikan keselamatan para pelanggannya.

Langkah proaktif yang diambil TAM ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kualitas produk dan keselamatan konsumen. Program recall ini merupakan bagian dari upaya Toyota untuk memastikan seluruh kendaraannya beroperasi dengan optimal dan aman di jalan raya. Informasi lebih lanjut mengenai nomor rangka kendaraan yang termasuk dalam program recall dapat diperoleh melalui situs web resmi Toyota Indonesia atau menghubungi layanan pelanggan TAM.

Berikut rincian unit yang terdampak recall:

  • Toyota Raize: 11.805 unit (1.200 cc non-turbo, produksi Juni 2021 - Juli 2024)
  • Toyota Agya: 20.390 unit (A/T 1.200 cc, produksi Juli 2022 - Juli 2024)

TAM berharap seluruh pemilik kendaraan yang terdampak segera merespon imbauan ini untuk memastikan keselamatan berkendara.