Jalan Basoka Raya Rusak Parah, Warga Joglo Keluhkan Banyak Pengendara Terjatuh Akibat Jalan Berlubang

Jalan Berlubang di Joglo Ancam Keselamatan Pengendara

Warga di sekitar Jalan Basoka Raya, Joglo, Jakarta Barat, semakin resah dengan kondisi jalan yang rusak parah. Jalan berlubang yang menganga di sepanjang jalan tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Ujang (45), salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi jalan yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan. "Sudah lama ini rusaknya, sekitar lima bulan. Dulu kecil, sekarang makin lebar aja," ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (7/4/2025).

Kerusakan jalan ini diperparah oleh kondisi drainase yang buruk. Saat hujan deras, air menggenangi jalan dan menutupi lubang-lubang tersebut. Hal ini membuat pengendara sulit untuk melihat dan menghindarinya, sehingga seringkali menyebabkan mereka terjatuh.

"Kalau banjir, lubangnya enggak kelihatan. Banyak yang jatuh, apalagi yang naik motor. Kaget tiba-tiba ada lubang," imbuh Ujang.

Upaya Perbaikan yang Sia-Sia

Menurut penuturan warga, jalan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali ditambal. Namun, perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara karena kualitas aspal yang digunakan buruk dan tidak tahan terhadap genangan air.

"Dulu pernah ditambal, tapi tambalannya juga jelek, sambungan doang. Kena banjir langsung lepas lagi," keluh Ujang.

Harapan Warga

Warga berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki jalan tersebut secara permanen. Mereka menginginkan jalan yang mulus dan aman untuk dilalui oleh semua pengguna jalan.

"Ya maunya sih diperbaiki yang benar, jangan cuma ditambal-tambal doang. Biar enak, nyaman, enggak ada lagi yang jatuh," harap Ujang.

Dampak Ekonomi

Selain mengancam keselamatan, kerusakan jalan ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Kendaraan yang melintas harus berjalan lambat, sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama dan biaya transportasi meningkat.

"Ojek online juga pada ogah lewat sini kalau lagi banjir. Jadi susah kalau mau pesan makanan atau barang," pungkas Ujang.

Diharapkan pemerintah setempat segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini demi keamanan dan kenyamanan warga Joglo. Perbaikan jalan yang komprehensif dan berkelanjutan menjadi solusi mendesak untuk menghindari kecelakaan lebih lanjut dan memulihkan aktivitas ekonomi yang terhambat.