Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Pasar Mikro Bintaro, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Jakarta, 8 April 2025 - Kebakaran melanda Pasar Mikro Bintaro di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari (7/4/2025), mengakibatkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 431 juta. Diduga kuat, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang terjadi di salah satu kios di Blok C pasar tersebut.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.15 WIB. Seorang saksi mata bernama Nasir, yang berprofesi sebagai tukang panggul di pasar, melihat percikan api muncul dari sebuah kios bunga. Ia kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Bayu, seorang petugas keamanan pasar. Bayu segera melaporkan kejadian ini ke pos pemadam kebakaran terdekat.
Respons cepat dilakukan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan. Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 60 personel dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Unit pertama dari Pos Pemadam Pesanggrahan tiba di lokasi pada pukul 00.21 WIB, hanya berselang enam menit setelah laporan diterima. Pemadaman api dimulai tiga menit kemudian, tepatnya pukul 00.24 WIB.
Sarono, Perwira Piket Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa api berhasil dilokalisir pada pukul 00.50 WIB, dan proses pendinginan dimulai pada pukul 01.03 WIB. Setelah proses pendinginan selama kurang lebih satu jam, operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 02.10 WIB.
"Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini," ujar Sarono. "Namun, kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 431 juta."
Berikut adalah kronologi kejadian:
- 00.15 WIB: Saksi mata melihat percikan api dari kios bunga di Blok C.
- 00.15 WIB: Laporan diterima di pos pemadam kebakaran.
- 00.21 WIB: Unit pertama pemadam kebakaran tiba di lokasi.
- 00.24 WIB: Pemadaman api dimulai.
- 00.50 WIB: Api berhasil dilokalisir.
- 01.03 WIB: Proses pendinginan dimulai.
- 02.10 WIB: Operasi pemadaman dinyatakan selesai.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara tetap mengarah pada korsleting listrik. Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada para pedagang yang terdampak kebakaran.