Tragedi di Bypass BIL Lombok: Truk Pengangkut Bibit Udang Terjang Lapak Pedagang, Balita Tewas
Kecelakaan Maut di Lombok Barat: Truk Bibit Udang Tabrak Lapak, Renggut Nyawa Balita
Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL), tepatnya di Desa Sedayu, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, pada Selasa (8/4/2025) sekitar pukul 13.00 WITA. Sebuah truk box pengangkut bibit udang, hilang kendali dan menabrak sejumlah lapak pedagang kaki lima yang berada di tepi jalan. Insiden nahas ini mengakibatkan seorang anak balita berusia lima tahun meninggal dunia di tempat kejadian dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka, satu di antaranya luka berat.
Detik-Detik Kecelakaan
Menurut keterangan saksi mata, Juliadi (50), warga sekitar lokasi kejadian, peristiwa mengerikan itu terjadi begitu cepat. Ia mendengar teriakan histeris warga dan segera bergegas menuju sumber suara. Pemandangan yang ia saksikan sungguh memilukan. Truk box tersebut telah menghantam lapak buah milik saudaranya, Muniah (27). Lebih tragis lagi, anak Muniah, M. Farel Gazali (5), ditemukan tergeletak di antara reruntuhan lapak dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
"Saya langsung lari dan melihat truk box sudah 'nyungsep' ke lapak saudara saya. Anaknya, M. Farel Gazali (5), tergeletak dalam kondisi mengenaskan. Saya yang mengangkatnya, sepertinya dia sudah meninggal di tempat," ujar Juliadi dengan nada sedih.
Korban luka-luka termasuk Muniah, yang mengalami cedera pada bagian kaki dan segera dilarikan ke RSUD Gerung untuk mendapatkan perawatan medis. Adiknya, Zainal (20), mengalami luka yang lebih serius dan harus dirujuk ke RSUD Provinsi NTB untuk penanganan lebih intensif. Seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan berada di dekat truk saat kejadian juga mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Kuripan.
Penyelidikan Polisi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan
Faturrahman, saksi mata lain yang berada di lokasi saat kejadian, menuturkan bahwa ia sedang membeli es campur tidak jauh dari lapak buah yang menjadi sasaran tabrakan. Ia mengaku tidak melihat secara langsung penyebab kecelakaan karena posisinya membelakangi arah datangnya truk.
"Saya sedang membeli es, tiba-tiba sudah kejadian. Truk menabrak lapak buah milik saudara pedagang es. Saya membelakangi arah datangnya truk, jadi tidak tahu penyebab pastinya, apakah ban pecah, sopir ngantuk, tidur, atau main game, saya tidak tahu," ungkapnya.
Informasi awal yang berhasil dihimpun dari tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa truk tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Diduga, truk tersebut tiba-tiba berpindah jalur ke kanan saat berada di belakang sebuah sepeda motor. Sopir truk yang diduga terkejut kemudian membanting setir ke kiri, namun justru kehilangan kendali dan menabrak lapak pedagang serta orang-orang yang berada di sekitarnya.
Selain itu, truk juga menghantam dua unit sepeda motor yang terparkir di sisi jalan. Bagian belakang truk akhirnya menabrak sebuah pohon, menyebabkan kerusakan parah pada bagian box dan muatan bibit udang jenis vannamei tumpah berserakan di jalan.
Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Diana Rizkiana, mengkonfirmasi kejadian tragis tersebut. Ia menyatakan bahwa sopir truk, yang diketahui berinisial DB (25), telah diamankan di Mapolres Lombok Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, dan melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut," tegas Iptu Diana Rizkiana.
Diketahui bahwa truk tersebut membawa ratusan box plastik berisi bibit udang vannamei yang rencananya akan dikirim ke wilayah Sumbawa. Akibat kecelakaan ini, jalur Bypass BIL mengalami kemacetan parah hingga pukul 17.00 WITA selama proses evakuasi truk dan pembersihan muatan bibit udang yang berserakan di jalan.