Indonesia Perkenalkan Program Prioritas Kesehatan dan Gizi di Forum PBB
Indonesia Perkenalkan Program Prioritas Kesehatan dan Gizi di Forum PBB
New York, AS - Wakil Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, memaparkan inisiatif strategis pemerintah Indonesia dalam bidang kesehatan dan gizi di hadapan forum internasional. Presentasi ini berlangsung pada sesi ke-58 Commission on Population and Development (CPD) di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York.
Dalam forum tersebut, Wamen BKKBN menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai agenda prioritas nasional. Program ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program ini dirancang untuk memperkuat layanan kesehatan universal, meningkatkan kualitas pendidikan, memberikan perlindungan sosial yang komprehensif, dan menanggulangi kemiskinan serta kekurangan gizi. Implementasinya mencakup pemberian makanan bergizi gratis dan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara gratis," jelas Isyana dalam keterangan resminya.
Sidang CPD ke-58 mengusung tema sentral mengenai "Memastikan Kehidupan Sehat dan Meningkatkan Kesejahteraan untuk Semua di Segala Usia". Tema ini selaras dengan komitmen global untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan populasi dunia.
Isyana menekankan tiga poin utama dalam paparannya:
- Capaian Indonesia dalam SDGs dan ICPD Program of Action: Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam meningkatkan angka harapan hidup dan menurunkan angka kematian ibu dan anak.
- Perluasan Cakupan Layanan Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN): Pemerintah Indonesia berupaya memastikan akses yang adil terhadap layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui program JKN.
- Penguatan Kerjasama Multi-pihak: Kerjasama antara negara-negara Selatan dan Utara, Selatan-Selatan, serta model kerjasama Triangular, sangat penting untuk mendukung pencapaian SDGs dan implementasi ICPD Program of Action dalam mengatasi tantangan kesehatan kependudukan.
Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Budi Setiyono, menambahkan bahwa Indonesia menerapkan pendekatan holistik yang mencakup seluruh siklus hidup manusia. Pendekatan ini bertujuan untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di setiap fase kehidupan.
"Indonesia telah mencapai cakupan layanan JKN sebesar 96 persen, sebuah pencapaian yang didukung oleh kolaborasi erat antara masyarakat dan lembaga pemerintahan," ungkap Budi. Ia juga menyoroti peran penting integrasi digital melalui platform e-health, kontribusi para pekerja kesehatan masyarakat, dan kemitraan antara sektor publik dan swasta dalam memastikan akses kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh warga negara.
Partisipasi aktif Indonesia dalam forum PBB ini menegaskan komitmen negara untuk berkontribusi pada upaya global dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan populasi dunia. Program-program inovatif seperti MBG dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis menjadi contoh konkret dari implementasi kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pencapaian SDGs.