Indonesia Aktif dalam Sidang Komisi Kependudukan PBB: Fokus pada Kesehatan dan Kesejahteraan Global

Indonesia Dorong Kesehatan dan Kesejahteraan Global di Sidang Komisi Kependudukan PBB

New York, AS – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, memimpin delegasi Indonesia pada Sidang Commission on Population and Development (CPD) ke-58 di Markas Besar PBB, New York. Sidang yang berlangsung dari 7 hingga 11 April ini, menjadi platform penting bagi Indonesia untuk berbagi pengalaman dan mendorong kerjasama internasional dalam isu-isu kependudukan dan pembangunan.

Delegasi Indonesia, yang mewakili Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, turut beranggotakan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Sekretaris Kementerian, Budi Setiyono, dan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Bonivasius Prasetya Ichtiarto. Kehadiran delegasi ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan implementasi Program Aksi ICPD.

Fokus pada Kesehatan dan Kesejahteraan di Segala Usia

Sidang CPD ke-58 mengusung tema sentral yaitu 'Ensuring Health Lives and Promoting Well-being for All at All Ages'. Tema ini menyoroti pentingnya memastikan akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan mempromosikan kesejahteraan bagi semua orang, tanpa memandang usia. Indonesia, sebagai negara dengan populasi yang besar dan beragam, memiliki pengalaman berharga untuk dibagikan dalam konteks ini.

Dalam pidatonya sebagai Ketua Delegasi Indonesia, Wamen Isyana menyoroti beberapa poin penting:

  • Capaian Indonesia dalam SDGs dan ICPD Program of Action: Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam mencapai target-target SDGs dan ICPD, termasuk peningkatan angka harapan hidup dan penurunan angka kematian ibu dan anak.
  • Perluasan Cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN): Pemerintah Indonesia terus berupaya memperluas cakupan JKN untuk memastikan akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.
  • Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto: Wamen Isyana juga memaparkan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045, termasuk penguatan layanan kesehatan universal, peningkatan kualitas pendidikan, perlindungan sosial, dan penanggulangan kemiskinan dan kekurangan gizi.

Kerja Sama Multi-Pihak untuk Mencapai Tujuan Bersama

Wamen Isyana menekankan pentingnya penguatan kerja sama multi-pihak, termasuk kerja sama Selatan-Utara, Selatan-Selatan, dan Triangular, untuk mendukung pencapaian SDGs dan ICPD Program of Action. Kerjasama ini menjadi krusial dalam mengatasi tantangan kesehatan kependudukan yang kompleks dan multidimensional.

Delegasi Indonesia juga aktif dalam pertemuan bilateral dengan berbagai pihak, termasuk Direktur Eksekutif UNFPA Pusat, serta delegasi dari Namibia, Jepang, Filipina, dan Fiji. Pertemuan-pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat dan memperluas kerja sama dalam bidang kependudukan dan pembangunan. Selain itu, Wamen Isyana juga menjadi pembicara dalam kegiatan side event yang diselenggarakan selama Sidang CPD ke-58.

Partisipasi aktif Indonesia dalam Sidang CPD ke-58 menegaskan peran penting negara ini dalam forum internasional untuk membahas isu-isu kependudukan dan pembangunan. Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya mencapai kesehatan dan kesejahteraan global bagi semua orang di segala usia.