Penantian Berakhir: Penggemar Sambut iPhone 16 di Indonesia Meski Terlambat
iPhone 16 Akhirnya Mengaspal di Indonesia: Antusiasme Penggemar Tak Terbendung
Setelah penantian panjang selama tujuh bulan, iPhone 16 series resmi mendarat di Indonesia pada Jumat, 11 April 2025. Keterlambatan peluncuran dibandingkan dengan pasar global tidak menyurutkan antusiasme para Apple Fanboy (sebutan untuk penggemar berat produk Apple) untuk segera memiliki perangkat terbaru ini.
KompasTekno melaporkan suasana peluncuran perdana iPhone 16 di iBox Summarecon Mall Serpong (SMS), Tangerang. Sejak pagi hari, puluhan penggemar Apple telah mengantre untuk mengambil pesanan mereka atau membeli langsung di gerai tersebut. Semangat untuk menjadi yang pertama memiliki iPhone 16 begitu terasa di lokasi.
Alasan di Balik Euforia iPhone 16
Jonathan, seorang pelanggan asal Jakarta, rela datang sejak pukul 08.15 WIB demi menjadi salah satu yang pertama menggenggam iPhone 16 Pro Max impiannya. Ia memesan perangkat dengan memori 512 GB seharga Rp 27.999.000. Jonathan menjelaskan bahwa pembelian ini ditujukan untuk menggantikan iPhone 13 Pro Max milik istrinya yang sudah penuh. Kebutuhan memori besar muncul seiring dengan bertambahnya foto dan video bayi mereka. Fitur kamera baru pada iPhone 16 Pro Max juga menjadi daya tarik utama.
"Nanti pasti lebih banyak pakai fitur kamera dan tombol camera control yang baru," ujarnya.
Koko, seorang mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara, juga terlihat mengambil iPhone 16 Pro warna Black Titanium pesanannya. Ia memutuskan untuk melakukan upgrade dari iPhone 11 Pro yang sudah digunakannya selama lima tahun. Koko merasa bahwa iPhone lamanya sudah terlalu lambat dan memorinya penuh. Ia tidak ingin menunggu iPhone 17 karena khawatir performa ponselnya akan semakin menurun dan nilai jualnya akan semakin rendah. iPhone 16 Pro dianggap sebagai pilihan yang tepat karena menggunakan chipset terbaru.
"Kalau nunggu iPhone 17 kelamaan. Nanti, HP saya makin nge-lag dan nilai jual kembalinya makin turun. Tapi kalo beli iPhone 15 Pro nanggung karena pake chipset lama. Jadi, saya beli iPhone 16 Pro saja," kata Koko.
Koko, yang memiliki minat dalam bidang fotografi, sangat antusias untuk menjajal kemampuan kamera iPhone 16 Pro dan fitur camera control yang baru. Ia juga tertarik dengan fitur Style yang memungkinkan pengaturan color grading secara real-time, serta layar 120 Hz yang lebih mulus.
Desvia, warga Gading Serpong, juga memilih iPhone 16 Pro 256 GB untuk menggantikan iPhone 12 Pro miliknya. Desain baru yang signifikan menjadi alasan utama keputusannya. Kehadiran Action Button, Camera Button, dan Dynamic Island memberikan tampilan yang benar-benar segar.
Kekhawatiran Terhadap Masa Depan iPhone
Desvia tidak mempertimbangkan iPhone 15 karena menganggapnya sudah terlalu lama. Sementara itu, ia enggan menunggu iPhone 17 karena khawatir harganya akan naik akibat isu tarif Trump yang sedang ramai dibicarakan. Ketidakpastian mengenai nasib iPhone 17 di masa depan juga menjadi pertimbangan baginya.
"Khawatir sama nasibnya dengan iPhone 16 yang lama masuk," pungkasnya.
Antusiasme para Apple Fanboy di Indonesia terhadap iPhone 16 series membuktikan bahwa keterlambatan peluncuran tidak mengurangi daya tarik produk Apple. Fitur-fitur baru, desain yang segar, dan kebutuhan akan perangkat dengan performa lebih tinggi menjadi faktor pendorong utama pembelian iPhone 16.