Tragedi Pernikahan di Bangkalan: Longsor Lukai Tamu Undangan

Longsor Warnai Pesta Pernikahan di Bangkalan: Empat Tamu Terluka

Bangkalan, Jawa Timur - Suasana bahagia sebuah pesta pernikahan di Desa Pakaa Laok, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, berubah menjadi kepanikan saat tebing di dekat lokasi acara longsor pada Sabtu (12/4/2025) sore. Bencana alam ini melukai empat orang tamu undangan.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, ketika para tamu undangan dan rombongan pengantar mempelai pria bersiap untuk meninggalkan lokasi setelah prosesi serah terima pengantin selesai. Lokasi hajatan yang berada di dekat tebing dengan tembok penahan tanah, diduga tidak mampu menahan derasnya air hujan yang mengguyur wilayah tersebut sebelumnya.

"Longsor terjadi secara tiba-tiba saat para tamu hendak berpamitan. Kami sangat terkejut dan panik," ujar salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Wakil Bupati Bangkalan, Moch Fauzan Jafar, mengkonfirmasi adanya empat korban luka akibat longsor tersebut. Tiga korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis, sementara satu korban lainnya dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan karena mengalami luka yang lebih serius.

"Tiga korban saat ini mendapatkan perawatan intensif di puskesmas, sementara satu korban dengan luka yang lebih serius dirawat di RSUD Syamrabu. Dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan awal," jelas Fauzan.

Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Bangkalan segera bergerak cepat. Pihak kecamatan dan kepala desa setempat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat. Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas sosial juga dilakukan untuk melakukan pemetaan wilayah terdampak dan pendataan korban.

"Kami telah berkoordinasi dengan BPBD dan dinas sosial untuk segera melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada para korban serta warga terdampak," kata Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan mengimbau kepada warga yang tinggal di sekitar tebing untuk segera mengungsi guna mengantisipasi potensi longsor susulan, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga yang berada di sekitar tebing untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berjanji akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada para korban serta warga terdampak longsor. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti longsor dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Daftar Korban Luka:

  • 3 orang dirawat di Puskesmas Galis
  • 1 orang dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan
  • 2 orang diperbolehkan pulang

Tindakan yang diambil:

  • Penanganan darurat oleh kecamatan dan kepala desa.
  • Koordinasi dengan BPBD dan dinas sosial.
  • Imbauan evakuasi bagi warga di sekitar tebing.
  • Pendataan dan pemberian bantuan kepada korban.