Efisiensi Anggaran, Wali Kota Ambon Pimpin Gerakan 'Jumat Tanpa Mobil Dinas' dengan Moge Hijau
Wali Kota Ambon Gagas 'Jumat Tanpa Mobil Dinas': Simbol Efisiensi dan Empati
Ambon, Maluku - Pemerintah Kota Ambon mengambil langkah progresif dengan memberlakukan kebijakan "Jumat Tanpa Mobil Dinas". Inisiatif ini dipelopori langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang memilih menggunakan sepeda motor pribadinya untuk berangkat ke kantor.
Pemandangan tak biasa terlihat pada Jumat pagi (11/4/2025) ketika Wali Kota Wattimena tiba di Balai Kota Ambon dengan mengendarai motor sport berwarna hijau. Ia memulai perjalanan dari kediamannya di kawasan Halong, Kecamatan Baguala, dengan mengenakan jaket hitam dan helm full face. Aksinya ini bukan sekadar gimmick, melainkan simbol komitmen terhadap efisiensi anggaran dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
"Ini bukan sekadar aksi simbolis," tegas Bodewin. "Sejak awal saya dan Ibu Ely Toisuta dilantik, kami berkomitmen untuk melakukan efisiensi. Kondisi keuangan daerah dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Keputusan untuk tidak membeli mobil baru dan memaksimalkan penggunaan kendaraan dinas yang ada adalah bagian dari upaya tersebut."
Kebijakan "Jumat Tanpa Mobil Dinas" diharapkan dapat menekan pengeluaran untuk bahan bakar kendaraan dinas (BBM) secara signifikan. Menurut Wali Kota, pengurangan penggunaan kendaraan dinas meskipun hanya sehari dalam seminggu, akan memberikan dampak positif bagi keuangan daerah.
Selain efisiensi anggaran, inisiatif ini juga bertujuan untuk:
- Mengurangi Kemacetan: Mendorong para pejabat untuk menggunakan transportasi alternatif, termasuk transportasi umum, ojek, dan ojek online lokal, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Ambon.
- Meningkatkan Empati: Wali Kota berharap kebijakan ini dapat menumbuhkan rasa empati di kalangan pejabat terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait masalah ekonomi.
- Mendorong Gaya Hidup Sederhana: Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya reformasi gaya hidup pejabat yang lebih sederhana dan dekat dengan masyarakat.
Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, juga turut serta dalam gerakan ini. Ia terlihat dibonceng menggunakan sepeda motor menuju kantor pada hari yang sama, menunjukkan dukungan penuh terhadap kebijakan yang digagas oleh Wali Kota.
"Kami memutuskan untuk melakukan efisiensi, termasuk dalam penggunaan BBM. Kebijakan Jumat tanpa mobil dinas ini adalah hal yang biasa saja," ujar Bodewin, merendah.
Wali Kota Wattimena berharap seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dapat menjalankan kebijakan ini secara konsisten. Ia menekankan bahwa kebijakan ini memiliki pengaruh besar terhadap efisiensi dan merupakan wujud empati terhadap apa yang dirasakan masyarakat saat ini.
Dengan inisiatif ini, Pemerintah Kota Ambon berharap dapat memberikan contoh positif bagi daerah lain dalam upaya efisiensi anggaran dan peningkatan pelayanan publik.