BTN Perkuat Strategi Pemasaran KPR Nonsubsidi dengan Transformasi Tim Sales

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tengah menggenjot pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) nonsubsidi melalui transformasi besar-besaran pada tim pemasar. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap persaingan ketat di industri perbankan dan upaya mendukung program perumahan nasional.

Program bertajuk New Sales Force Management telah diujicobakan di lima kantor cabang sejak Juli 2024, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan produktivitas tim sales. Menyusul keberhasilan tersebut, BTN memperluas program ini ke 16 kantor cabang tambahan pada Februari 2025, sebelum akhirnya diluncurkan secara nasional pada 12 April 2025.

Hirwandi Gafar, Direktur Consumer Banking BTN, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengubah pola kerja dan kebiasaan tim sales agar lebih efektif dalam menjangkau calon debitur. "Dengan peningkatan produktivitas minimal 95%, pertumbuhan bisnis bisa melonjak hingga tiga kali lipat," ungkap Hirwandi dalam keterangan resminya.

Beberapa inisiatif yang dilakukan BTN meliputi: - Penetapan target sales yang lebih terukur - Sistem monitoring produktivitas yang real-time - Struktur insentif yang lebih kompetitif dan transparan - Peningkatan standar kompetensi tenaga pemasar - Perluasan jaringan pemasaran ke nasabah end-user

Selain itu, BTN juga mengoptimalkan strategi cross-selling melalui skema Direct-to-Consumer (D2C) dengan berbagai kementerian dan institusi. "Kami ingin tim sales tidak hanya bergantung pada developer, tetapi juga mampu menciptakan permintaan langsung dari konsumen," tambah Hirwandi.

Meski dikenal sebagai pelopor KPR subsidi, BTN kini fokus pada pengembangan KPR nonsubsidi untuk menciptakan profitabilitas jangka panjang. Hingga akhir 2024, penyaluran KPR nonsubsidi BTN mencapai Rp105,95 triliun, tumbuh 10,2% year-on-year, dengan kontribusi hampir 30% terhadap total portofolio kredit perseroan.