Protes Penggemar TBATE: Desakan Pembatalan Adaptasi Anime Menuai Dukungan
Gelombang kekecewaan melanda komunitas penggemar The Beginning After The End (TBATE) setelah penayangan adaptasi anime yang dinilai jauh dari harapan. Meski episode perdana sempat mendapat respons netral dengan rating 6,7 di IMDb, episode kedua berjudul The King, Under Attack justru memicu badai kritik. Ribuan penggemar menganggap kualitas animasi, terutama pada adegan laga, tidak memenuhi standar karya asli TurtleMe.
Lebih dari 11.000 tanda tangan terkumpul dalam petisi daring di Change.org yang mengusung tuntutan pembatalan dan produksi ulang adaptasi tersebut. Inisiator petisi, Nachoo TM, menyatakan bahwa versi anime telah 'mengkhianati' kedalaman cerita novel web dan komiknya. "Adaptasi ini tidak hanya buruk secara teknis, tetapi juga merusak esensi narasi epik yang dibangun dalam materi sumber," tulisnya dalam petisi yang kini viral.
Poin Kritik Utama Penggemar:
- Kualitas Animasi: Dianggap terlalu sederhana, terutama untuk adegan pertarungan yang seharusnya menjadi sorotan.
- Kesetiaan pada Sumber: Alur cerita dinilai terlalu banyak menyimpang dari versi novel dan komik.
- Ekspresi Karakter: Kurangnya detail ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang mengurangi emosi adegan.
Respons Studio A-Cat hingga kini belum diketahui, namun tekanan dari basis penggemar terus meningkat. Sejumlah forum diskusi anime juga ramai membahas kemungkinan reboot proyek ini dengan studio berbeda.