PT Bukit Asam Pacu Produksi Batu Bara Menuju Target 50 Juta Ton
Jakarta – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah memacu produksi batu bara untuk mencapai target penjualan 50 juta ton pada tahun 2025. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap dinamika pasar global yang mengalami penurunan harga komoditas energi tersebut.
Menurut Arsal Ismail, Direktur Utama PTBA, perusahaan mencatat peningkatan signifikan dalam volume penjualan dari 35-37 juta ton pada 2023 menjadi 42,89 juta ton di tahun berikutnya. Namun, kinerja keuangan justru menunjukkan tren berbeda dengan penurunan laba bersih sebesar 16% menjadi Rp5,10 triliun pada 2024. "Faktor utama penurunan laba adalah pelemahan harga batu bara di pasar internasional yang turun di bawah level US$100 per ton," jelas Arsal dalam keterangan resmi.
- Target Produksi: PTBA optimistis dapat mencapai kapasitas produksi 50 juta ton pada 2025
- Kinerja Keuangan: Laba bersih 2024 turun menjadi Rp5,10 triliun meski volume penjualan meningkat
- Harga Komoditas: Fluktuasi harga batu bara Newcastle terkini berada di kisaran US$94 per ton
Arsal menambahkan, perusahaan tetap berkomitmen mempertahankan operasional meski menghadapi tantangan pasar. "Dengan strategi efisiensi dan peningkatan volume, kami yakin dapat menjaga sustainability bisnis," tegasnya. PTBA juga terus memantau perkembangan harga sebagai bagian dari manajemen risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global.