IHSG Tembus Level 6.400 Didukung Sinyal Bullish, Rupiah Tertekan Dolar AS

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja positif di awal sesi perdagangan hari ini, menembus level 6.400 didorong oleh momentum bullish. Sebaliknya, nilai tukar rupiah tercatat melemah tipis terhadap dolar AS di tengah ketidakpastian pasar global.

Pada pukul 09.02 WIB, IHSG menguat 0,95% atau 60,64 poin ke posisi 6.429,16, dengan 240 saham menguat, 114 melemah, dan 188 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan mencapai 700,43 juta saham dengan nilai transaksi Rp 749,20 miliar. Analis memprediksi IHSG berpeluang melanjutkan penguatan terbatas dengan level support di 6.160 dan resistance di 6.530.

  • Faktor Eksternal: Volatilitas global turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi Singapura yang direvisi dari 5% menjadi 3,8%, mendorong pelonggaran kebijakan moneter oleh otoritas setempat.
  • Sinyal Teknikal: Indikator MACD menunjukkan momentum bullish, dengan potensi penembusan resistance di 6.510 jika IHSG mampu bertahan di atas 6.376.
  • Pasar Asia: Bervariasi, dimana Nikkei 225 naik 1,01%, sedangkan Shanghai Composite dan Hang Seng masing-masing turun 0,42% dan 0,28%.

Di sisi lain, rupiah melemah ke Rp 16.789 per dolar AS (-0,01%) meskipun indeks dolar AS turun di bawah level 100. Pengamat menyoroti kerapuhan rupiah yang masih tertekan sentimen global, dengan rentang perdagangan hari ini diprediksi antara Rp 16.720–16.800.