Warga Koja Protes Penyimpanan Limbah Kimia di Dekat Permukiman
Jakarta – Warga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, melakukan aksi protes terhadap perusahaan yang diduga menyimpan limbah kimia di dekat kawasan permukiman. Aksi ini dilakukan setelah warga merasa terganggu oleh bau menyengat yang berasal dari drum-drum berisi cairan kimia tersebut.
Menurut keterangan Sekretaris RT 02 RW 09, Wijaya Sudrajat (58), warga telah melakukan mediasi dengan pihak perusahaan untuk menyelesaikan masalah ini. "Perusahaan merespons dengan baik dan mulai memindahkan drum-drum limbah tersebut," ujar Wijaya. Meskipun bau telah berkurang, warga masih merasakan dampaknya saat angin bertiup ke arah permukiman.
Beberapa langkah yang diusulkan warga untuk mitigasi dampak limbah meliputi: - Pemindahan lokasi penyimpanan limbah ke area yang lebih jauh dari permukiman. - Peninggian tembok pembatas antara pabrik dan permukiman warga.
Diketahui, empat RT di RW 09 terdampak langsung oleh penyimpanan limbah ini, yaitu RT 1, 2, 3, dan 5. Limbah tersebut telah disimpan di lapangan terbuka selama tiga bulan terakhir dalam drum berwarna biru.