Pemerintah Targetkan Hilirisasi 28 Komoditas dengan Investasi Rp 9.239 Triliun
Pemerintah Indonesia tengah menggalakkan program hilirisasi untuk 28 komoditas unggulan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, proyek strategis ini memerlukan investasi mencapai US$ 550 miliar atau setara Rp 9.239 triliun hingga tahun 2040 mendatang.
Dalam paparannya di Global Hydrogen Ecosystem 2025 Summit & Exhibition, Bahlil menyebutkan beberapa poin krusial:
- Tahapan Investasi: Pada fase pertama hingga 2025, telah disepakati investasi awal senilai US$ 40 miliar
- Dampak Ekonomi: Program ini diproyeksikan menciptakan lapangan kerja masal dan mendongkrak Produk Domestik Bruto
- Studi Kasus: Keberhasilan hilirisasi nikel telah meningkatkan nilai ekspor dari US$ 3,3 miliar (2018-2019) menjadi US$ 34-35 miliar (2023-2024)
"Kebijakan ini merupakan implementasi dari visi presiden untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional melalui pemanfaatan keunggulan komparatif Indonesia," tegas Bahlil. Langkah ini juga dianggap sebagai respons terhadap tren global dimana berbagai negara mulai memberlakukan kebijakan protektif untuk melindungi ekonomi domestiknya.