Pembicaraan Awal Indonesia-AS soal Kebijakan Tarif Impor Mulai Berjalan

Jakarta – Pemerintah Indonesia telah memulai pembicaraan awal dengan Amerika Serikat (AS) mengenai kebijakan tarif impor timbal balik. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut dilakukan bersama Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick pada Senin (14/4/2025). Diskusi ini akan dilanjutkan dalam pertemuan tatap muka di Washington DC dalam waktu dekat.

Menurut Airlangga, delegasi Indonesia untuk negosiasi tarif impor telah mulai bergerak. Menteri Luar Negeri Sugiono telah tiba di AS lebih dulu dan bertemu dengan Sekretaris Luar Negeri AS Marco Rubio. Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga telah berangkat ke Washington DC untuk menghadiri pertemuan musim semi Bank Dunia dan IMF.

Pemerintah Indonesia berharap tarif impor dapat diturunkan setelah proses negosiasi selesai. Saat ini, tarif timbal balik yang diberlakukan AS terhadap Indonesia sebesar 32%, namun pemberlakuannya ditunda selama 90 hari untuk memberi ruang negosiasi. Airlangga menegaskan bahwa target penurunan tarif merupakan bagian dari proses diplomasi ekonomi yang sedang berlangsung.

  • Pembicaraan awal antara Indonesia dan AS mengenai tarif impor
  • Delegasi Indonesia telah mulai berangkat ke Washington DC
  • Target penurunan tarif menjadi fokus utama negosiasi
  • Proses diplomasi masih berlangsung tanpa tekanan dari kedua belah pihak